[Kilas Balik] Sekolah-Menulis Online Genap Setahun (Bagian IV-Selesai)
Permalink Comments off
Permalink Comments off
Cicit belajar menulis untuk IniJie 
about me: cuma teman Jie yg hobi nulis walau nggak sehebat si empunya blog ini hehe. Salam kenal semua! Please visit me at http://cicitcuit.wordpress.com
Meski katanya asli dari Betawi, ternyata gado-gado di Surabaya cukup banyak diminati, pun oleh orang-orang luar Surabaya. Beberapa tempat kuliner sudah di-brand sebagai pabrik gado-gado Surabaya. Nah, berikut ini aku mau review penjual gado-gado yang mungkin belum banyak diketahui orang, meski sebenarnya kualitas gado-gadonya tidak kalah dengan yang branded (dan tentu saja dengan harga lebih murah
)
Permalink Comments off
Tahukah Anda bahwa ada cara mudah & GRATIS (tidak perlu membeli alat apapun) untuk membuat BBM menjadi murah ? 
Bagi para pengguna kendaraan pribadi, mahalnya BBM cukup terasa signifikan. Bahkan bagi pengendara motor sekalipun - ada staf kami yang mengeluh karena biaya BBM motornya menghabiskan 10% dari gaji bulanannya.
Bersamaan dengan masalah ini, ada banyak oportunis yang berusaha mengail di air keruh. Mereka menjanjikan hasil selangit - asalkan Anda membayar mereka untuk membeli alat / produk dari mereka. Kabar buruknya; banyak produk tersebut yang penghematannya tidak seimbang dengan biaya yang sudah Anda keluarkan.
Jadi, bagaimana solusinya ?
Sebetulnya solusinya cukup mudah, dan dengan hasil yang sangat signifikan :
Berikut ini adalah 2 tips yang dapat membantu Anda menghemat BBM dengan hasil yang paling signifikan.
Hindari akselerasi & rem mendadak
Akselerasi & rem / berhenti secara mendadak sangat boros / membuang BBM secara percuma, dan juga bisa mempercepat usang berbagai komponen mobil Anda.
Pada akselerasi mendadak, yaitu menekan pedal gas dengan dalam, pembakaran BBM terjadi dengan tidak sempurna. Ada banyak sekali BBM yang jadi terbuang percuma karenanya, dengan hanya memberikan sedikit penambahan akselerasi.
Pembakaran BBM yang tidak sempurna juga cenderung menghasilkan polusi yang lebih banyak.
Kenali kemampuan mesin mobil Anda. Biasakan untuk menekan pedal gas secara ringan saja, sekedar batas akselerasi normal mesin mobilnya.
Dengan demikian, maka pembakaran BBM bisa menjadi lebih menyeluruh, dan bisa jauh lebih banyak BBM yang berubah secara sempurna menjadi energi untuk menggerakkan mobil.
Tentang rem / berhenti mendadak, kerugiannya 2 kali lipat, yaitu :
Biasakan berhenti secara perlahan. Idealnya, Anda cukup melepaskan pedal gas, dimana laju mobil otomatis akan berkurang sendiri secara alamiah karena berbagai hal (friksi di mesin, di jalan, gravitasi, dst). Tekan rem untuk berhenti total saja.
Tentu saja ini harus dilakukan secara baik, jangan sampai malah jadi membahayakan Anda maupun pengendara lainnya
Kita bisa menghindari berhenti mendadak dengan mempraktekkan gaya mengemudi defensive driving. Cara mengemudi ini, secara ringkas, tidak hanya memperhatikan kendaraan Anda sendiri - namun juga awas dengan lingkungan sekitar dan memungkinkan Anda mampu untuk memprediksi kemungkinan-kemungkinan bahaya.
Mungkin saja Anda sudah mengemudi secara aman - tapi bagaimana dengan pengendara lainnya ? Bagi Anda yang berada di Jakarta, tentu Anda sudah tahu bahwa mengemudi dengan aman bukan jaminan bebas dari kecelakaan. Saya sendiri dalam 3 minggu ini saja sudah **di** tabrak 2 kali. Sayangnya kejadian tersebut terjadi pada saat saya berhenti, sehingga tidak bisa dielakkan dengan teknik defensive driving. Tapi pada banyak kesempatan lainnya saya alhamdulillah berhasil selamat dari kecelakaan berkat teknik ini, dan juga sudah menghemat banyak uang karena jadi jarang berhenti mendadak.
Salah satu artikel berisi tips-tips praktis defensive driving bisa dibaca di blog ini. Kalau ada yang lebih jelas & lengkap, silahkan kabarkan kita semua ya.
Jaga agar RPM selalu dibawah angka 2
Ini ternyata adalah salah satu dosa terbesar saya sebelumnya - sering sekali saya memaksa mesin mobil bekerja sampai RPM 4 atau 5. Berarti sekitar 4000 atau 5000 rotasi per menit.
Sebetulnya ini tidak perlu, dan amat boros BBM. 
Setelah saya coba, kita bisa tetap mendapatkan performa yang cukup nyaman dari mobil tanpa perlu melewati RPM 2.
Jadi, pastikan & biasakan untuk ganti persneling sebelum RPM mesin melewati angka 2.
Pada beberapa mobil dengan persneling otomatis - seperti Honda Jazz, ini adalah setting standar. Namun beberapa mobil otomatis lainnya kadang baru akan pindah gigi pada RPM yang lebih tinggi, sehingga cenderung lebih boros BBM. Jika demikian halnya, coba tanya ke dealer mobil ybs, dan minta agar disetting ulang.
Jika kita bisa melakukan ini, maka akan segera nampak bahwa konsumsi BBM kendaraan kita menjadi turun secara cukup drastis.
Pada mobil Honda Jazz, ini berarti kecepatan maksimal sekitar 80 - 90 km/jam. Ini sudah cukup cepat, dan tetap hemat BBM.
Itu saja ??
Ya, cukup itu saja ![]()
Walaupun ada banyak trik-trik lainnya, namun 2 tips tersebut adalah yang paling signifikan menghemat BBM.
Pada kasus saya, mileage / jarak tempuh mobil saya setelah pengisian BBM meningkat drastis, dari 300 km menjadi 400 km !
Jadinya bagi saya serasa seperti BBM tidak naik
karena pengeluaran saya untuk BBM per kilometernya tetap sama saja. Sungguh menyenangkan.
Padahal, ini masih belum hemat betul. Kadang saya masih tergoda untuk menggeber mesin mobil melebihi RPM 2, he he
Kalau betul-betul dijaga, saya yakin satu kali isi bensin bisa cukup untuk menjelajah sampai sekitar 450 km. Ini target saya berikutnya.
Bagaimana dengan Anda? Seberapa besar penghematan yang bisa Anda capai dengan kedua tips ini ? Yuk coba kalahkan saya sejauh-jauhnya. Buatlah saya menjadi iri berat dengan prestasi Anda
Tips-tips lainnya
OK, sebetulnya masih ada banyak trik-trik lainnya. Namun, hasilnya tidak sebesar seperti 2 trik yang saya sampaikan sebelumnya.
Beberapa diantaranya :
Badan sehat, dan biaya hemat. Sayang tidak bisa saya lakukan di Jakarta, karena saya alergi debu ![]()
Tapi kalau Anda sanggup, maka ini jelas adalah pilihan yang cukup menarik.
Anda punya trik-trik lainnya ? Silahkan sharing juga dengan kita ya.
Terimakasih.
Permalink Comments off
Permalink Comments off
Grrr…, lagi-lagi perokok bikin saya kesal, di pagi hari mau berangkat kerja pula. Ugh bikin awal yang buruk aja. Kemarin hari bikin sebel dan bikin malu sekarang tambah lagi.
karena si Ijo sedang opname di bengkel, jadi saya ngangkot berangkat ke kampus. Berhubung hal yang mendesak saya untuk sampai sebelum 7.59 WIB di kampus, jadilah perjalanan saya set untuk ganti angkot beberapa kali biar cepat. Angkot pertama aman, saya turun di perempatan untuk ganti angkot jurusan selanjutnya dengan 2 alternatif jalur. Sedikit was-was menunggu, untunglah angkot dengan prioritas pilihan utama lewat, aman… Satu dua penumpang lain turut naik, termasuk 2 ibu dengan 2 balita dan 1 bayi yang duduk diseberang saya.
Perjalanan dilanjutkan…, tak lama angkot berhenti dan naiklah seorang bapak…, memegang rokok ditangan… dan rokok itu MENYALA! Duh… masih berharap dia membuang atau mematikan rokoknya, si bapak duduk disebelah saya.
Lima detik … sepuluh … lima belas, tidak ada tanda-tanda dia mematikan rokoknya. Spontan saya bilang sesopan mungkin “Pak, dimatikan rokoknya pak, ada anak kecil… kasihan kena asap“
Eh, si Bapak malah ngeles…”Gak ada asapnya kok…, kan gak saya isep…“
Gubrak!!!, ini bapak-bapak sadar apa gak sih? pura-pura bego apa pura-pura buta? Jelas-jelas rokok yang dibakar, mau di isep atau tidak, pasti mengeluarkan asap. Bikin sebel.
Lebih menyebalkan lagi, ibu-ibu didepan saya itu cuek aja lagi…, mbok ya bilang apa kek supaya si bapak-bapak itu sadar. Duh itu ibu gak sayang apa ya sama anak dan bayinya. Muak saya. Tak lama ibu-ibu tersebut turun… Seolah menang, si bapak-bapak tak tahu diri itu pindah ke belakang supir lalu mulai menghisap rokok dan menghembuskan asap kemenangan yang mengepul-ngepul…. Arrrrggggh!!
Untung tidak lama saya sampai dipersimpangan berikutnya untuk turun dan berganti angkot jalur lainnya.
Permalink Comments off
Possible cure for Prostate cancer
This is big news, especially since this is the most common type of cancer among men. A new drug, called Abiraterone, can suppress Prostate cancer quite effectively on 80% of the patients.
Prostate cancer tend to be fatal, with its victims suffering so much pain, some need morphine to ease it. Chemotherapy doesn’t always works. But now, there’s hope for these sufferers.
Also there’s possibility that this new drug can be developed into a cure for breast cancer - I believe among the most common cancer on women.
And remember that there’s also immunotherapy - killing cancer tumours completely, by using the patients’s own special white blood cells.
Hopefully these new findings can be soon mass produced / practiced, to help many who’s in suffering.
Of course the best course of action is always prevention. In case of Prostate cancer, as luck has it, having sex a lot can really help ![]()
Ladies, I’m sure you will be most happy, in this case, to help your husband to be able to avoid this murderous form of cancer. I’m positively sure about it
(well, unless you have a deathwish for him, lol)
Enjoy !
I thought I read the headline wrong. Turned out I got it right the first time.
Who would have thought ?
Catfish, or “Lele” in Indonesian, is a delicacy here. Lots of people love it. Heck, even my daughter likes it very much. Me? I couldn’t stand even the sight of it, brrr
But we never knew that it could survive on land, and even walk. Cool.
Wow… that’s all I could thought of when I saw the article. Friar Cesare Bonizzi has been singing heavy metals for 10 years now. His band, Fratello Metallo (Metal Brother, nice pun), has now begun to gain worldwide fame. In the Italy’s “Gods of Metal” festival, Fratello Metallo showed up along with the likes of Iron Maiden and others.
Reuters is even showing a video recording of our rockstar, singing his songs. Don’t expect loads of headbangs or jumping around the set though, remember the friar is 62 years old
However, he manages to do about 100 - 150 concerts a year. This is quite an achievement for a man of his age. Also his music is distanced from Satanism, he tried to make his lyrics to be positive. The heavy metal fans are taking this quite well - fans were shouting his name on the “Gods of Metal” festival even before he began his performance.
Quote :
“I am religious and I am a priest but I am not doing this to convert people to Christ, to faith or the Church, but for them to try to understand life, to be able to enjoy it. Nothing more.”
A unique man, indeed.
This is another big news. DNA match has been hyped up by US law officials as 100% foolproof method of identifying suspects. This is not what has been found by Kathryn Troyer, State crime lab analyst.
A full DNA set is absolutely unique for every person on Earth. But a DNA profile, a tiny sample of a person’s full DNA set, is not. Most DNA profiles are only using 13 markers.
Unfortunately, turned out that the law officials has been using the later, while giving impressions that they’re using the former.
That’s the first problem. The second problem is related to incorrect use of statistic when finding a match in the DNA database. If you think the first problem is bad enough, this second problem makes it worse.
And there’s a third problem - there have been cases where the sample DNA from the crime scene has deteriorated, so not even the 13 markers are usable. In a case, a person was (falsely) accused of a crime based on as little as 5 (!) DNA marker match.
Clearly the right action is to correct the ways the DNA database is being used. Now we have powerful computers, so using more DNA markers should be possible.
However, in this case (in USA), the law officials instead are trying to cover up the issue. Reason? I guess because this can cause old, closed, cases to be reopened again.
I say if it will serve justice, then they’ll have to bear with it.
Hopefully when we have DNA database in Indonesia, we can learn from these mistakes and avoid it. Here’s one hoping.
Permalink Comments off
Permalink Comments off
Laptop / komputer Anda ada lisensi Windows Vista (non-OEM), namun Anda tidak menggunakannya ? Misal; Anda malah memasang Linux di komputer tersebut. Nah, Anda bisa mendapatkan refund - karena Anda telah membayar harga lisensi Windows Vista, namun tidak menggunakannya.
Uncle_Benji adalah seorang blogger yang berhasil mendapatkan refund sebesar US$ 200 (!!) dari HP, karena dia tidak jadi menggunakan Windows Vista di laptopnya yang seharga US$ 599. Ini berarti bahwa dia jadi hanya membayar US$ 399 (Rp 3.7 juta !) untuk laptop HP dv6815nr tersebut - dengan spec sebagai berikut :
Wow !
Ingin tahu bagaimana caranya? Silahkan bisa langsung dibaca di blognya Uncle_Benji.
Selamat mencoba.
Permalink Comments off
Permalink Comments off
Permalink Comments off
Melanjutkan kisah sebelumnya, akhirnya saya berhasil menyelesaikan kodingan bzip2 paralel dg uTC (cuma bagian kompresinya aja). Separuh waktu yang saya gunakan habis dipakai tuk debugging masalah yang tidak jelas. Masalah yang sangat aneh sampai2 saya juga tidak tahu apa yang harus dilakukan.
Penggunaan g++ bawaan Ubuntu 7.10 dan Ubuntu 8.04 ternyata memberikan hasil yang berbeda. Kalau menggunakan g++ yg dipakai di mesin uji coba (powerpc quadcore) ternyata hasilnya beda lagi, untungnya yg ini hasilnya sesuai harapan *lega*.
Permalink Comments off
Ini dia milis tempat nongkrongnya orang-orang radio, tempat ngobrol soal dunia radio. Sebenarnya banyak milis radio di internet, tapi rata-rata kurang aktif dan ujung-ujungnya jadi sarang spam. Nah, yang satu ini nampak sangat terorganisir. Anggotanya sampai saat ini (per 21 Juli 2008) sudah 143 orang yang berasal dari 36 kota dan 94 radio. Namanya Forum Diskusi Radio (FDR). Ini pengantar yang terdapat di halaman utama milis tersebut:
Ajang informasi diseputar profesi dan aktifitas penyiaran radio (Diskusi dan tukar informasi) untuk praktisi, penikmat, dan pengamat radio siaran. Mimpinya sih Forum ini menjadi “the real radio discusion or under discussion” - LEBIH FOKUS tentang RADIO (paling tidak sebagai alternatif memberikan masukan yang sehat (Base on fact) kepada Stake-holder Industri Radio.
Saya baru bergabung sebagai anggota ke 143 hehe.. Sejauh ini saya masih keliling-keliling, membuka arsip diskusi lama dan menemukan banyak informasi menarik. Terimakasih Mas Harley Prayudya, sang ‘penunggu’ milis dan Mas Boy ‘bunyi’ Hamidy yang menginformasikan keberadaan milis ini di blognya. Senang bisa ketemu kawan-kawan radio. I already feel at home..
Ayo yang lain, praktisi, penikmat dan pengamat radio siaran, silahkan gabung dengan mengirim email ke praktisiradio-subscribe@yahoogroups.com. Ditunggu!
Permalink Comments off
Permalink Comments off

46 permen dalam 40 menit haha.. 
Hari ini di kantor lagi ada acara OSPEK buat mahasiswa/i baru. Mereka di-plonco buat nyari tanda tangan dari para dosen dan staff di seluruh ruangan. Nah.. setiap diberi tanda tangan, mereka ngasih 1 biji permen sbg tanda cinta terima kasih.
Aku tadi dengan murah hati bak selebritis karbitan ngasih 46 tanda tangan, walhasil aku berhasil mengoleksi 46 permen
Ternyata ga selesai sampe disitu, kolega gw nambahin 14 biji lagi, total sudah 60 permen. Gimana ngabisinnya ya ? Bisa kena diabet nih 
ps : rekor dipegang Erlita, temen gw di lt 6, dengan raihan 67 permen. Eudian ! 
Permalink Comments off
Permalink Comments off
Dunno if others have this issue. I’ve just upgrade my wordpress installation to the newly released version 2.6 “Tyner” yesterday. I didn’t check each page, just look at the frontpage and see that it’s working. Install gear to have the “turbo” feature, test it and see some positive speed up loading progress.
After look at it’s front page and check a couple plugin to see it it’s working correctly, and it is. I close my blog and back to my work. Earlier this morning I update my blog and still, not check it on it’s page when published. Just look at it on preview page which isn’t using permalink. All is OK until I open my blog from my RSS reader and see the “page not found” page. Whoa, what happen to my blog. Check another post and see the “page not found” again. Weird, there has to be something wrong with yesterday’s upgrade.
OK, lets see which part is broke down by the upgrade process. Pause a moment… and I found and idea that I should refresh my permalink configuration. I open the permalink setting page, edit the setting, press “Save Changes”, edit again to it’s previous setting and press “Save Changes” button again. Open a random post and I see it. Yay, so the problem is permalink. A little googling revealed that this issue has been surfaced since 2.6-beta3 and didn’t fixed up until today!. Dooh!!!
Permalink Comments off
Anda yang punya ponsel Nokia mungkin pernah menemui fungsi “Visual Radio” dan bahkan mungkin pernah mencobanya tapi gagal. Penasaran?
Banyak yang berpikir bahwa visual radio ini adalah semacam radio streaming melalui ponsel. Salah! Visual radio yang dimaksud adalah sebuah layanan data berupa gambar dan teks yang di sinkronkan dengan program radio FM analog yang biasa anda dengar melalui ponsel anda itu.
Mudahnya begini: sejak lama anda sudah bisa mendengarkan radio melalui banyak jenis ponsel, bukan? Nah, Nokia kemudian mengembangkan perangkat lunak yang memungkinkan anda berinteraksi dengan radio yang anda dengar itu, melalui layanan data di ponsel anda melalui akses GPRS dan secara seenaknya disebut visual radio. Oke, kata ‘seenaknya’ itu subjektifitas saya saja lah (Tapi mana ada sih radio yang visual.. hehe)
Dengan fungsi Visual Radio ini, saat anda mendengar sebuah program radio, anda misalnya bisa:
Layanan Visual Radio hanya ada di ponsel Nokia jenis tertentu dan hanya bisa didapati di stasiun radio yang sudah bekerjasama dengan penyelenggara visual radio. Konon, di dunia ini baru Singapura, Helsinki dan India yang sudah punya layanan ini.
Di Singapura misalnya, saya pernah mencoba layanan Visual Radio di Radio 987 FM. Cukup menarik. Misalnya, ada satu acara yang disebut Ask Mr. Cupid dimana kita bisa berkonsultasi tentang masalah cinta dengan pembawa acara dengan mengisi formulir yang tersedia di layanan visual radio mereka dan kemudian dibacakan di udara.
Well, salut buat Nokia yang sudah mengembangkan layanan ini, karena secara teknologi, Visual Radio memang canggih. Tapi itu saja tidak cukup. Tantangannya justru terletak pada masalah kreatifitas. Untuk acara konsultasi cinta seperti contoh di atas misalnya, kita bisa saja memanfaatkan SMS atau email atau telepon langsung, kenapa tidak?
Harus ada alasan yang pasti bagi pendengar untuk mau menggunakan layanan ini karena mereka harus mengeluarkan biaya untuk akses GPRS nya dan sejauh ini, dari yang pernah saya coba, saya tidak menemukan alasan yang pas untuk menggunakannya. Sesekali saja kalau saya sedang mendengar lagu yang tidak tahu judulnya, saya akan akses ke sana untuk mencari tahu. Itupun kadang ternyata tidak sinkron. Lagunya apa, judul yang nongol apa
Alternatif Visual Radio Sederhana
Teknologi Visual Radio memang canggih karena ia bisa di sinkronkan dengan program yang berjalan, sehingga semuanya dilakukan oleh komputer. Bisa terbayang berapa besar investasi yang harus dikeluarkan sebuah stasiun radio untuk memiliki layanan ini.
Tapi dengan segala hormat kepada para pengembang teknologi Visual Radio di Nokia, saya justru mempertanyakan apa bedanya layanan ini dengan misalnya mendengarkan radio sambil mengakses situs radio tersebut melalui GPRS? Bukankah biayanya lebih murah?
Beberapa waktu lalu, misalnya, saya pernah bereksperimen menggabungkan fungsi microblogging dengan siaran radio analog. Dalam hal ini saya menggunakan layanan microblogging dari kronologger.com. Hasilnya cukup menjanjikan. Beberapa pendengar dan teman-teman kronologger saling berinteraksi, kirim salam, dan minta lagu melalui kronologger.com. (hasil eksperimen tersebut bisa dengarkan di download di akhir artikel ini).
Dari situ saja saya membayangkan betapa serunya sebuah radio yang juga memiliki layanan mirip visual radio dengan menggunakan teknologi microblogging seperti kronologger, twitter, jaiku dan lain sebagainya untuk bisa berinteraksi dengan pendengar. Dari segi investasi biaya, menurut saya jauh lebih murah memanfaatkan akses GPRS daripada SMS. Layanan-layanan itupun tersedia secara gratis.
Ide lain adalah dengan mengembangkan situs radio versi WAP, dimana pendengar juga bisa melihat informasi tentang sebuah acara, melihat foto penyiar, judul lagu, berita dan juga berinteraksi, semua dengan memanfaatkan ponsel dan akses GPRS. Menarik bukan?
Yang jelas, sebagai seorang yang bekerja di sebuah radio internasional yang menggunakan gelombang SW, teknologi GPRS ini adalah jawaban yang sangat membantu. Betapa tidak? Satu SMS untuk rekues lagi biayanya antara 1500 sampai 3 ribu rupiah. Sementara kalau mereka kirim via MMS biayanya bisa dibawah 500 rupiah sekali kirim. Dengan menggunakan microblogging, misalnya, pendengar bahkan bisa berinteraksi dengan sesama pendengar, dengan tetap tidak meninggalkan siaran radio kita. Menarik?
Teknologi memang terus berkembang. Orang kini sudah banyak memanfaatkan MMS dan mengakses situs internet melalui layanan GPRS atau bahkan 3G dan orang radio harus bisa pandai memanfaatkan itu.
Kata kuncinya cuma satu: KREATIFITAS!
Dengan kreatifitas, soal biaya bisa diatasi. Dengan kreatifitas, orang punya alasan untuk menggunakannya, dan saya yakin orang radio dimanapun dikenal karena kreatifitasnya.. Bukan begitu, bukan?
Link Terkait:
Permalink Comments off
Permalink Comments off
Permalink Comments off
Setelah hampir setahun bersama.. terpaksa kita harus berpisah dulu..
mudah2an di kemudian hari saya bisa mendapatkan yang jauh lebih baik.
Permalink Comments off
Permalink Comments off
Permalink Comments off
OK, that is pretty cool. Not everyday you’ll see tempe got featured in an international recipe website.
The recipe seems pretty good too. It got me drooling over it.
Now, anyone knows where I can find Maple syrup in Jakarta ….
Permalink Comments off
Ketika beberapa hari yang lalu saya membaca berita di detik.com, saya cuma bisa geleng-geleng kepala sambil merasa sedih. Betapa tidak, para kiai, orang-orang yang semustinya mencerahkan umat Islam kita ini, ternyata percaya kepada numerologi. Mereka berdoa agar PKB mendapatkan nomor urut 9, karena sesuai dengan jumlah bintang di logo PKB.
Gak penting banget :)
Lagipula level kiai, kok masih mengurus yang seperti beginian. Kalau orang-orang awam mungkin iya, masih banyak sekali yang “berburu angka” supaya bisa menang togel dan judi-judi lainnya. Tapi kiai ?
Anyway, beberapa hari yang lalu saya membaca koran dan tercengang membacanya. PKB mendapat nomor urut 13 ! Angka sial …
Saya ketawa terpingkal-pingkal membaca beritanya
Pacar saya sampai bengong, kenapa ini orang ketawa sampai tergelak-gelak sendiri? Setelah mengetahui berita tersebut, dia juga ikut ketularan tawanya saya. Oh, ironi …. (oh, perut saya… mulessss)
Takdir memang kadang suka bercanda menggoda kita semua dengan cara yang sangat lucu dan menggelitik. Mudah-mudahan PKB sukses, bisa membawa Indonesia ke gerbang keadilan & kemakmuran, dan membuktikan bahwa angka 13 itu bukan berarti sial.
Permalink Comments off

Masuk koran lagi hehe.. 
Thx buat mbak Dhita dari harian SURYA yg udah mau repot2 interview aku
Topik liputannya tentang fotografi, judulnya : “Membidik Kenangan dengan Kamera Digital”.
Karena topiknya kamera, maka dengan terpaksa aku menyerahkan foto narsisku dengan my little Ixus 75 *halah.. terpaksa ?? Boong banged!*. Isi liputannya seputar alasan kenapa aku memilih kamera poket yg aku pake sekarang, fitur2 yang aku pakai serta cara perawatannya.
Berikut sedikit petikannya :
“Bagi Jie W. Kusumo, 24, seorang webmaster yang ganteng pwoll ini misalnya, memiliki kamera digital adalah kebutuhan mutlak untuk pekerjaan sekaligus hobinya. Maklum aktifitasnya sehari-hari tidak bisa dilepaskan dari urusan potret memotret, terutama objek wanita kuliner.”
Kalo yg mo baca lengkapnya, cari koran SURYA hari Minggu, 13 Juli 2008, halaman 19. Wis, pokok’e yg ada foto orang gantengnya
Buat mbak Dhita, maap kalo oplah SURYA hari ini drop gara2 ada foto ku 
Permalink Comments off
Baru kali ini dapet tugas yg kerjaannya memodifikasi program. Berhubung program aslinya dirilis di bawah GPL, pastinya yang saya ubah juga harus jadi GPL.
Tugasnya adalah.. mengekstrak konkurensi.. err.. membuat program jadi bisa jalan secara paralel. Model pemrograman yg dipake adalah microthreading dan bahasa yg dipake adalah uTC alias Microthreaded C. Dari sekian pilihan program yang disediakan, sepertinya program yang paling “sederhana” adalah bzip2. Versi yang dipakai adalah versi 0.1pl2 yang dirilis pada tanggal 29 Agustus 1997. Wah, udah hampir 11 tahun tuh umurnya. Program ini tampak sederhana dibanding yang lain karena “hanya” terdiri dari 4000an baris (termasuk komentar) dalam 1 file saja.
Berhubung uTC ini cuma tambahan dikit dari bhs C, maka semestinya bzip2 jg bisa dibuat jadi paralel dg mudah (walau kenyataannya ngga krn ada banyak global variables T_T). Jadi.. langkah pertama adalah.. memindahkan global variables tadi ke dalam sebuah struct yg bakal dilempar2 pas manggil fungsi2. dst dst.. *blom kebayang lanjutannya* Kalo mo iseng liat bzip2 yg udah dimodif sampe sini, silakan kunjungi https://github.com/fajran/utcbzip2/tree
Kembali ke microthreading, makhluk yg satu ini adalah salah satu konsep/model pemrograman baru yang ditujukan tuk mempermudah pembuatan aplikasi yang ingin memanfaatkan ribuan cores para prosesor yang suatu saat akan tersedia (kabarnya Intel jg sudah merencanakannya). Kalo pake teknik yg ada sekarang (apa ya? message passing, shared memory, apalah), rasanya bikin aplikasi paralel itu jadi malah ribet di urusan pengaturan konkurensinya (ngirim2 data lah, sinkronisasi lah, dll), sehingga kurang bisa fokus di pembuatan aplikasi itu sendiri, misalnya di masalah algoritma. Biarlah urusan konkurensi itu diatur oleh sistem yg ada di belakang layar dan tukang koding bisa fokus ngerjain aplikasi itu sendiri.
Rencananya akan ada compiler yang bisa ngompile uTC. Namun saat ini kabarnya belum kelar dibuat. Yang sudah ada baru simulator prosesor yg bisa ngejalnin aplikasi ini (musti ngoding asm nya by hand) dan skrip pengubah uTC jadi kodingan C++ yg make pthread. Kodingan dg pthread ini tentu saja bisa lgs dijalanin di kompi biasa dg OS yg dukung pthread, misalnya Linux ato Mac OS X.
Tuk info lebih lanjut, silakan liat posternya dan halaman proyeknya.
Permalink Comments off
Permalink Comments off
Permalink Comments off