Archive for June, 2008

The Library - Coffee and Books - Heaven on Earth!

Written nicely by Jude: Pencinta buku dan kuliner. Punya sifat yang tidak bisa diam dan selalu dalam pencarian hal-hal baru. Sedang dalam tahap belajar untuk mengungkapkan penemuan-penemuan tersebut dalam bentuk artikel dan tulisan. Please visit: judeangel.wordpress.com / www.surabayafood.com


My Passion

Ada dua hal di dunia ini yang aku benar-benar tidak sanggup untuk menolaknya.

Diurutan pertama adalah buku. Sebenarnya cewek biasa lapar mata bila di butik-butik atau pusat perbelanjaan. Lain dengan aku. Tinggal saja aku di sebuah toko buku dan jemput aku beberapa jam kemudian. Pasti sudah setumpuk buku yang aku beli atau mungkin yang sudah sempat aku baca selama aku berada disana. Sebagian besar uangku pun habis untuk candu-ku yang satu ini.

Diurutan kedua adalah hanging out. Aku selalu dalam pencarian sebuah tempat makan atau tempat yang cozy untuk kongkow-kongkow dengan teman atau sekedar nongkrong sendiri sambil surfing di Internet atau bekerja. Mungkin banyak yang nggak bisa memahami, apa sih enaknya nongkrong sendirian di café sambil bawa laptop? Entah mengapa aku sangat menikmati momen-momen seperti itu. Mungkin karena sudah terbiasa sejak dulu. Belajar atau kerja bila dilakukan di lokasi yang suasananya sangat mendukung bisa jadi lebih produktif. Tidak percaya? Coba saja!

The Library - Bar Area

Selama ini aku hanya dapat menikmati hanya salah satu dari keduanya. Seringnya kalau sudah capek keliling di toko buku, kaki pegal, kehausan dan kelaparan, tapi sejauh mata memandang nggak ada tempat nongkrong yang cozy. Tapi sejak hari ini aku menemukan dimana aku dapat mendapatkan keduanya.

The Library - Latte

The Library

Asalnya ada dua orang temanku yang sudah pernah mencoba tempat ini. Sama seperti aku mereka juga pencinta buku dan nongkrong. “Cafe ternyaman di Surabaya” menurut yang satu, “You will love this place” sambung yang kedua. Oke! So far so good, tapi kita harus punya opini sendiri bukan? Mumpung ada temanku yang ingin ketemuan minggu ini aku usulkan saja ketemu disana, sekalian membuktikan sendiri, pendapat dari teman-temanku tadi.

The Library - Smoking Area

Bertempat di gedung Gramedia Expo di Jalan Basuki Rahmat, let me introduce The Library! Tepatnya di lantai dua persis tergabung dengan toko buku Gramedia. Kesan pertama sungguh menggoda. Deretan sofa dengan bantal-bantal empuk, dinding kaca yang memungkinkan kita melihat kesibukan Jalan BasRa dari atas. Free wifi dan colokan listrik di tiap meja, smoking dan non smoking area yang terpisah, menambah nilai plus dari The Library. Tapi… (ada tapinya nih) untuk menyandang nama The Library, kok koleksi bukunya sedikit ya? Di rak buku yang lumayan besar hanya terisi beberapa buku saja, di meja-meja terpajang majalah dan koran. Tetap tidak mengurangi kenyamanan The Library. Dengan toko buku disebelahnya memberi kita kesempatan untuk hunting buku dulu sebelum nongkrong di The Library. Atau sambil bawa laptop menikmati free wifi atau online di PC-Unit yang sudah disediakan sambil menikmati secangkir latte (yang nendang banget!).

The Library

Very recommended place indeed to hang out! Dengan ini canduku bertambah satu: The Library!

Share This

Comments off

Skrip-skrip iseng

Mulai sekarang, setiap skrip/aplikasi/apalah itu hasil iseng2 akan diletakkan di http://github.com/fajran/iseng/tree/master

Selamat menikmati.. :D

Comments off

[Download] Ardamax Keylogger - keystroke recorder

Mau lihat aktifitas komputer pada laboratorium, kantor, warnet, atau komputer dirumah anda ? Coba install program ini yang dapat anda download di sini Program ini adalah keylogger yang akan mencatat semua aktifitas pada komputer anda, baik itu password hingga aktifitas komputer itu sendiri. Att. Mohon untuk tidak digunakan untuk berbuat kejahatan. Berikut ini adalah keuntungan : Keylogger Features: [...]SHARETHIS.addEntry({ title: "[Download] Ardamax Keylogger - keystroke recorder", url: "http://sanyasyari.com/2008/06/30/download-ardamax-keylogger-keystroke-recorder/" });

Comments off

Nokia & Blogger : pertemuan pertama & N78

OK yang satu ini terlewat dari posting saya - my bad. Karena kabar gembira ini saya kira perlu diketahui oleh kita semua, maka saya tetap saya posting saja ya. Tidak ada kata terlambat untuk kabar gembira )

Pada tanggal 13 Juni 2008 kemarin ini saya diundang oleh Nokia untuk menghadiri acara “Nokia Blogger Gathering”. Saya pikir wah bagus juga ada niat baik dari entitas korporat seperti Nokia untuk bertemu dengan para blogger. Jadi undangan tersebut saya sambut dengan baik, dan disepakati lokasi pertemuan adalah di Neo Vanity, New Menara Standard Chartered, pukul 17:00.

Cukup surprise ketika tiba di lokasi karena ternyata undangannya tidak banyak, hanya ada sekitar 10 orang. Saya kira akan ramai seperti PestaBlogger.com atau event serupa. Tapi tidak masalah, niat baik tetap harus kita hargai. Jadi saya kemudian mendaftar di resepsionis, dan memasuki lokasi acara.

Segera beberapa wajah yang familiar terlihat oleh saya. Ada pak Budi Putra, yang telah membantu mengadakan acara ini. Ada juga mas Kun.co.ro, surprise ternyata beliau lebih dulu sampai daripada saya, he he. Dan, tentu saja, pada kesempatan seperti ini juga saya bisa bertemu dengan para blogger yang sebelumnya cuma saya ketahui dari blog mereka )

Saya bertemu dengan mas Pepih Nugraha pertama kali disini. Beliau saat ini diserahi tanggung jawab untuk mengembangkan media online kompas.com. Mbak Puti juga sudah tiba, blogger yang salah satu fokusnya adalah topik fashion. Mas Budi Sutomo, dengan blog kuliner & boga nya. Ilman Akbar, blogger dari UI, sekaligus konsultan Web & IT. Mbak Yessi dengan blog sainsnya di ABN. Dan mas Amir Karimuddin, blogger dengan spesialisasi gadget / new technology. Belakangan mas Rendy Maulana dan mas Jonru juga muncul di lokasi acara.

Seperti biasa, di suasana baru saya cenderung overload (dasar introvert) dan tidak banyak bicara. Saya lebih banyak tersenyum dan mendengar yang lainnya; mengamati situasi. Sekilas langsung jelas bahwa ini adalah event yang diselenggarakan secara profesional - Nokia merekrut jasa Prisma consulting untuk menyelenggarakan acara ini. Wow. Belakangan saya baru tahu mengapa undangan untuk acara ini tidak banyak - ternyata, inilah pertama kali di dunia Nokia mengadakan gathering dengan Bloggers D

Jadi secara internal, Nokia internasional sudah paham bahwa mereka perlu bekerja sama dengan komunitas blogger. Nah, yang kemudian melaksanakan strategi ini untuk pertama kalinya ternyata adalah Nokia Indonesia, pada acara “Nokia Blogger Gathering” ini.

Acung 2 jempol untuk tim Nokia Indonesia & Prisma consulting atas terselenggaranya acara ini. Dan kita bisa yakin bahwa akan ada acara-acara lanjutannya, dan dengan skala yang lebih besar lagi.  

Agenda acaranya cukup simpel, yaitu pertemuan dengan para bloggers. Dilanjutkan kemudian dengan pembahasan handset Nokia Nseries terbaru, salah satunya adalah N78.

Handphone ini langsung menarik perhatian karena berbagai hal. Pertama, walaupun ramping, namun fiturnya cukup powerful. Jelas langsung terlihat bahwa interfacenya cepat & memanfaatkan akselerasi 3D. 

Kedua, saya pribadi senang dengan kameranya. Salah satu contoh gambar yang ditampilkan adalah seorang biker yang sedang melayang di udara - dan gambar tersebut tajam ! Tidak blur sama sekali. Dimana berbagai kamera di handphone lainnya jelas tidak akan bisa menangkap gambar dengan kecepatan seperti itu.

Ketiga; dan yang paling signifikan, adalah fitur geotagging dengan memanfaatkan built-in GPS di handphone ini. Ditunjukkan bagaimana foto yang diambil dengan kamera ini otomatis (setelah fitur ini di enable sebelumnya) ada geotag nya. Kemudian diperlihatkan foto tersebut yang telah di upload di flickr.com - jadi ada link “Map”, yang ketika di click langsung menampilkan peta lokasi dimana foto tersebut diambil.

Saya dan mas Koen langsung nyengir. Sepertinya keyword yang sama muncul di permukaan otak kita - Location-Based Services !
Nokia memang baru mendemokan kelebihan fitur GPS di handphone tersebut untuk melakukan geotagging pada foto. Namun tidak ada yang menghalangi developer yang kreatif untuk memanfaatkan fitur tersebut untuk menyediakan layanan-layanan berdasarkan lokasi dari pengguna ybs.

Ini berarti bisnis yang potensial cukup besar bagi mereka yang kreatif, dan layanan-layanan yang bisa sangat bermanfaat bagi kita, para pengguna.

Setelah acara demo selesai, kemudian ada acara diskusi dengan hadirin. Tim Nokia benar-benar terjun all out di acara ini — ada Product Manager dan Marketing Manager Nokia Indonesia di acara ini. Mereka langsung berinteraksi dengan para blogger, yang dengan senang hati menyambutnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan makan malam bersama. Diskusi juga dilanjutkan disini dengan hangat & akrab, antara sesama blogger yang baru pertama kali itu bertemu dan juga dengan tim Nokia & Prisma consulting.  

Setelah dinner selesai, ternyata masih ada kejutan lainnya lagi - penarikan doorprize yaitu (tadaa) sebuah handphone N78 ! Para blogger yang hadir langsung tertawa gembira sambil tentunya berharap dia yang akan mendapatkannya ;)   kans nya lumayan gitu lho, 1:10, he he

Yang paling beruntung malam itu ternyata adalah mas Pepih Nugraha ! Beliau bisa pulang sambil nyengir menenteng sebuah tas biru Nokia yang berisi handphone N78 baru. Selamat untuk kawan kita ini, semoga handphone barunya bisa banyak bermanfaat.

Dan masih ada kejutan lagi saudara-saudara … setiap blogger yang hadir kemudian mendapat bingkisan besar dari Nokia. Isinya adalah backpack Nokia dan world travel charger, sebuah gadget yang merupakan konverter colokan listrik berbagai bentuk + USB charger. Very thoughtful. 
Waduh, luar biasa )  saya musti akui dari berbagai acara publik yang pernah saya hadiri, acara inilah yang paling spektakuler, paling berkesan, dan sangat personal dalam eksekusinya. 

Acara (akhirnya) ditutup dengan foto bersama di depan lokasi. Semua tertawa gembira, dan tentu berharap dapat hadir dalam acara yang berikutnya.

Sekali lagi salut kepada Nokia yang telah dengan luar biasa merangkul komunitas Blogger Indonesia. Mudah-mudahan bisa terus dilanjutkan, dan juga ditiru oleh pihak-pihak lainnya.

Maju terus Blogger Indonesia ! )

 

Artikel terkait :

Nokia “Go Blogging”
Blog, Telkom, Nokia
Karya Nokia untuk Bloggers 

Credits:
N78 photo from Nokia.com, already approved for media usage.
Blogger & Nokia team’s photo from Yessi’s website 

Comments off

Bango Sayang Anak

OMG, sebulan lebih sudah event Festivel Jajanan Bango 2008 (FJB) seri Surabaya berlalu. Tapi masih banyak kenangan yg masih membekas di benak (dan di lidah ). Yang paling bikin aku terkesan adalah banyaknya orang tua yg membawa serta anak2 mereka. Mungkin ini wujud sayang untuk para buah hati tercinta.

Pihak penyelenggara sendiri bak peramal jitu sudah memprediksi kehadiran bocah2 imut itu. Sebuah arena bermain pun digubah untuk memberi keriangan tersendiri bagi anak2.

Arena Bermain FJB 2008

Panas ? Gak masalah. Ada papa kita yg satu ini rela jadi umbrella-man buat si bocah berkacamata trendy ini.

Payungin aku papa..

Omong2 soal trendi, meskipun FJB ini ajang kuliner. Nampaknya para ortu cukup serius mempersiapkan dandanan anak-anak mereka agar tampil modis (truly modis, not modal-diskon hehe)

Modis rek

(more…)

Share This

Comments off

Youtube Auto Download Script

My daughter is tracking some movie episodes in Youtube, but download speed is rather slow on peak hours.

So I made the following script, which, when scheduled with crontab in Linux, will automatically download the episodes automatically in off peak hours. It’s much faster this way, and she’s happy now )

The script is also heavily commented, it covers most of the basic features in shell / Unix / bash scripting. I figure those still new in Unix scripting will find it useful, so I’m sharing it here.

Back to the script — It’s very easy in her part - (1) she just need to paste the Youtube URLs into /home/myuser/Desktop/download-list.txt
(2) And every morning she need to delete the URLs, which have been downloaded, from it — unfortunately, this is necessary since Youtube doesn’t allow us to resume downloads.
But basically that’s all that she needs to do.

Here’s how the crontab looks like :

58 23 * * * /master/scripts/download-otomatis.sh
1 6 * * * pkill -f download-otomatis
3 6 * * * killall wget

The script will be executed every day at 23:58.
Then to kill the script, we’ll need the next 2 lines, which will be executed at 06:01 and 06:03 respectively.

Voila - a happier daughter )

Here’s the script :

#!/bin/bash

### Youtube Auto Download
### v1.03

### Requires : youtube-dl script
### http://www.arrakis.es/~rggi3/youtube-dl/

### -------------------------- Global variables
### change as necessary
YOUTUBE_SCRIPT=/master/scripts/youtube-dl
DL_FILE=/home/myuser/Desktop/download-list.txt
DL_LOC=/master/NewDownloads/
### ------------------------- stop changing here

## ganti direktori
cd $DL_LOC

## cari tahu jumlah baris
JML_BARIS=`cat $DL_FILE | wc -l`

CTR=1

## jika belum akhir file, proses setiap baris pada $DL_FILE
while [ $JML_BARIS -ge $CTR ]
do

### ambil satu baris dari file
URL_YOUTUBE=`cat $DL_FILE | sed $CTR'q;d'`
echo $URL_YOUTUBE


### dapatkan link untuk download
URL_DL2=`$YOUTUBE_SCRIPT -g2 "$URL_YOUTUBE"`

### baris pertama adalah nama file (lalu tambahkan extension FLV)
NAMA_FILE=`echo "$URL_DL2" | sed 1'q;d'`
NAMA_FILE=$DL_LOC${NAMA_FILE}.FLV
### baris kedua adalah URL_DL
URL_DL=`echo "$URL_DL2" | sed 2'q;d'`

### cek apakah $URL_DL kosong?
## jika ya, maka berarti ada error (url download tidak berhasil didapatkan)
if [ -z "$URL_DL" ]; then
echo ==== ada error ! ====
else

## OK !! download videonya sekarang !
wget -O "$NAMA_FILE" -c "$URL_DL"

fi

CTR=$((CTR+1))

done

exit 0

Comments off

double magic number

Seperti posting sebelumnya, cuman mau capture the moment saja D
magic number 6868

Comments off

HMOn: Thanks For Smoking Outside The Bus

Ini cerita minggu lalu, sebel banget. Kalau dipikir-pikir mungkin ini salah satu sebab mengapa bangsa kita diremehkan bangsa lain, wong beberapa warga negara ini tidak menghargai dirinya dan bangsanya sendiri -w

Minggu lalu, dengan tergesa harus mencapai Plaza Semanggi, saya naik bus Patas AC 44 jurusan Senen dari depan kampus. Karena penumpang masih sepi bus yang saya tumpangi melakukan ritual “ngetem” didepan salon Cantik. “wah semoga gak lama deh ngetemnya”, saya ngebathin sambil membayar ongkos yang diminta kenek. Nah waktu bayar ongkos ini saya baru perhatikan bahwa didepan saya penumpangnya seorang pria bule.

Beberapa menit berlalu, tiba-tiba si bule itu bangun celingukan dan menuju pintu depan. Kebetulan saya duduk dibangku ke dua dari depan sehingga saya bisa menyaksikan langsung kejadian yang nantinya bikin saya BETE seperjalanan.

How embarassing when a foreigner get down the bus for smoking –when the AC-bus stop by several minutes waiting for passenger– and the driver was pursued him to smoking inside the bus. How embarassing that the driver then smoking inside the bus along the way, ignoring my complaint. Can’t let it worst, someone has to do something, at least appreciate the one who have manner. “Thanks for smoking outside the bus”, I said to the foreigner when I get down the bus in a rush . At least he’s got my message… I knew when he wink his eyes as a sign

Awalnya, saya pikir si Bule akan turun ganti bus gak sabar menunggu bus jalan, ternyata dia berdiri didepan pintu dan … … menyalakan ROKOK!!! Wah, saya sudah siap untuk komplain ke Bule tersebut tapi ternyata dia langsung turun dan merokok diluar bus. Pfff, lega saya ternyata pria itu masih punya tata krama… TAPIIIII, supir bus yang sedari tadi duduk dibelakang setir dan menyaksikan hal tersebut malah merusak kelegaan saya melalui obrolannya dengan rekannya.

Supir: “Suruh duduk belakang aja (si Bule -red)” sambil cengengesan
Rekan: (diluar bus dekat pintu depan) “Gimana ngomongnya?”
Supir: “Suruh aja… gak papa, dibelakang”

What?!!! Ya ampun, si Bule yang sudah santun merokok diluar bus malah disuruh duduk dan merokok dibangku belakang. Dooh! Menyebalkan, untungnya si Bule memang tahu aturan … gak lama dia kembali ke bangkunya tanpa merokok #:-S Nah, kejadian selanjutnya yang bikin malu. Seorang pria naik dengan rokok diselipkan ditelinga … ngobrol dengan supir (sepertinya rekan yang tadi). Tidak lama mereka bertukar duduk, berganti tugas sebagai supir … dan … begitu duduk supir baru itu langsung menyalakan rokoknya!!! Grrrr!!!

“Pak supir kok ngerokok siy? ini kan bis AC”, protes saya. Tapi entah suara saya yang masih kurang keras atau supirnya yang memang acuh, si Supir tetap saja melanjutkan merokok sambil membuka kaca jendela disampingnya. Sebalnya lagi…, penumpang lain yang duduk diseberang saya dan dibelakang supir diam saja gak perduli. Dooh. Saya mendumel, “Bule aja ngerokok diluar, ini supir malah ngerokok di bis”.

Sesaat kemudian kenek bus mulai menarik ongkos ke penumpang yang baru naik. Begitu lewat dekat saya, langsung saya mengeluh

Saya: “Bang, supirnya kok ngerokok sih, ini kan bis AC…”
Kenek: “Ngantuk kali mbak…, dia ngantuk” sambil ngeloyor pergi

Bah! sebel banget… kalau ngantuk gak usah nyupir … kalau ngantuk bisa ngopi dulu … kalau ngantuk kan bisa nyalain kaset dengan musik yang biasanya memang selalu hingar bingar …
Dan hebatnya lagi gak lama si supir menyalakan kaset dengan musik yang hingar bingar itu, bah!

Sebel, sedih dan malu…, itu yang menyerang saya. Ternyata bangsa kita sedemikian tidak punya tata kramakah? sedemikian tidak perdulikah? sedemikian rendahkah? Lebih memalukan lagi karena orang asing sudah memberikan contoh santun yang baik didepan matanya… lebih memalukan lagi karena mereka malah menganjurkan yang salah tadi. Memalukan lagi bahwa mereka mempermalukan bangsa ini dihadapan orang asing…, artinya mempermalukan saya juga!

Kondisi ini gak bisa dibiarkan, jangan sampai si Bule benar-benar menganggap bahwa bangsa ini sedemikian menyedihkan, saya harus memberinya pesan. Setidaknya masih ada warga bangsa ini yang mau menghargai sesuatu yang baik. Begitu saya hendak turun di BenHil, saya tegur dia “Thanks, for smoking outside the bus” … dengan tergesa karena diburu-buru kenek yang tak sabaran. Tapi setidaknya pesan saya sampai kepadanya, karena saya sempat melihat pria Bule itu mengedipkan mata tanda dia mendengar dan menanggapinya.

Comments off

BBM & Listrik naik : Berkat USAID ?

USAID adalah badan pemerintah Amerika yang menyalurkan berbagai “bantuan” kepada negara-negara lainnya. Masalahnya, seringkali berbagai “bantuan” tersebut dicurigai adalah kedok untuk mencapai keinginan pemerintah Amerika. Modus operandinya cukup beragam, dan bagi yang mau mencoba mengamati, akan segera menjadi jelas berbagai triknya.

Saya barusan mendapatkan email terlampir dari Satrio Arismunandar, yang kebanyakan kita mungkin lebih mengenalnya sebagai produser acara “Jika Aku Menjadi” di Trans TV. Ternyata email tersebut ditulis oleh Agus Nizami, yang saya yakin sebagian besar dari kita sudah pernah membaca berbagai artikel beliau di berbagai forum/milis/website.

Di artikel tersebut Nizami mengangkat sebuah dokumen USAID tertanggal 2002 yang ditemukannya, dengan judul “Energy Sector Governance Strengthened“. Dokumen ini menunjukkan persekongkolan mereka untuk (pada akhirnya) menaikkan harga BBM & Listrik.

Dikutip dari dokumen USAID : … By minimizing the role of government as a regulator, reducing subsidies, and promoting private sector involvement …

Artinya: mengurangi peran pemerintah sebagai pengatur / regulator, menurunkan subsidi, dan meningkatkan partisipasi perusahaan swasta (dalam soal BBM & Listrik)

Hasilnya sudah kita “nikmati” bersama (
BBM sudah naik secara drastis. Listrik juga sudah naik untuk sebagian masyarakat, dan kenaikan secara keseluruhan bukan hal yang mustahil.

Masalah BBM saja sudah merupakan hal yang luar biasa sangat berat. Satrio Arismunandar menulis satu posting dimana terjadi berbagai kasus bunuh diri karena kenaikan BBM tersebut :

“Sekarang saja hidup saya susah, karena miskin. Apalagi nanti, kalau harga minyak dan bensin jadi naik, tambah susah lagi. Saya sudah tak tahan hidup, malu sama keluarga, pingin mati saja,” kata Jamaksari, seperti dituturkan para tetangganya.

Dalam surat wasiat yang ditemukan di saku korban, Jamaksari berpesan (pada istrinya), “Neng, titip anak. Kakak sudah tidak tahan lagi. Inilah yang bisa saya titipkan. Jamak minta tobat. Ibu, semuanya, jangan menyalahkan siapa-siapa. Ini murni bunuh diri, nebus dosa. Salam untuk bapak, uwak, sekalian.”

Bayangkan jika subsidi PLN untuk rakyat kecil juga sampai “berhasil” dicabut - berapa lagi nyawa yang akan melayang ?

Dari dokumen USAID ini, jelas kenaikan BBM & Listrik adalah untuk berbagai kepentingan bisnis & pemerintah asing (Amerika). Terlalu banyak & kompleks untuk diuraikan disini, selain saya juga tidak memiliki cukup waktu untuk melakukan investigasi lebih lanjut secara komprehensif.
Mudah-mudahan ada yang bisa melanjutkan investigasi ini dengan lebih lengkap lagi.

Dengan semangat kebangkitan nasional, dan hari kemerdekaan Republik Indonesia di 17 Agustus nanti — katakan TIDAK pada para penjajah ! Merdeka !

Banyak terimakasih kita ucapkan kepada pak Agus Nizami yang sudah mengangkat soal ini.

Terlampir email selengkapnya :

—– Original Message —-
From: A Nizami <nizaminz@xxxxxxxxxx.com>

Berikut adalah dokumen USAID (United States Agency for International Development, Lembaga Pemerintah AS) tentang “Penguatan Pengaturan Bidang Energi” di Indonesia yang menunjukkan campur tangan pemerintah AS mengenai sektor energi Indonesia.

Sekitar 90% migas Indonesia “dikelola” oleh perusahaan Multi National Company (MNC) seperti Exxon Mobil, Chevron, Halliburtons, Unocal, yang mayoritas berasal dari AS. Dari “kerjasama tersebut” MNC dari AS mendapat keuntungan yang sangat besar melebihi dari kontrak bisnis yang wajar. Sebagai contoh jika ongkos pompa minyak (tidak termasuk pengilangan dan distribusi ke SPBU) yang wajar hanya sekitar US$ 4/barrel (Rp 231/liter), maka MNC mengeruk keuntungan hingga US$ 50/barrel atau lebih dari 12 kali lipat.
Jika dikalikan dengan 365 juta barrel/tahun maka keuntungan lebih MNC tersebut adalah Rp 154,5 trilyun.

Sementara di dokumen CIA tentang Indonesia disebut bahwa sektor listrik di Indonesia masih “regulated”. Tarifnya masih “diatur” oleh pemerintah Indonesia, sehingga harganya terjangkau oleh mayoritas rakyat Indonesia yang masih menengah ke bawah.
Hal ini jelas tidak menguntungkan bagi para “investor” AS yang ingin mengeruk keuntungan sebesar-besarnya. Untuk itu harus dideregulasi. “Subsidi” harus dicabut sehingga harganya mengikuti harga pasar, atau yang sekarang disebut “Harga Keekonomian”.

Untuk itu pemerintah AS lewat USAID mengucurkan jutaan dollar yang dikucurkan kepada kaki tangan mereka agar kebijakan mereka bisa berjalan di Indonesia, yaitu deregulasi, pengurangan subsidi (penaikan harga), dan reformasi bidang energi. Untuk itu USAID jadi “Donatur Utama” agar usaha tersebut berhasil. Untuk tahun 2001 dan 2002 saja mereka menganggarkan masing-masing US$ 4 juta (Rp 37,2 milyar) agar berhasil.
Berikut cuplikan dari dokumen USAID yang berjudul “Energy Sector Governance Strengthened”:

<i>By minimizing the role of government as a regulator, reducing subsidies,and promoting private sector involvement, a reformed energy sector can contribute billions of dollars in tax revenue. USAID has been the primary bilateral donorworking on energy sector reform, which helps leverage larger multilateral loans.</i>

USAID “membantu” pemerintah Indonesia agar Parlemen, Ormas/LSM, Media, dan Universitas “dilibatkan” sehingga “Penghapusan Subsidi” dan “Penentuan Harga” tidak menimbulkan “jeritan” masyarakat terlalu besar. Bahkan Kepala Bappenas, Paskah Suzetta, menyarankan subsidi dicabut secara bertahap setiap bulan sehingga tidak terlalu kelihatan (meski efeknya tetap terasa oleh warga). Bappenas menyarankan harga minyak dinaikkan sebesar 2% setiap bulan selama setahun (24%) sehingga sama dengan harga pasar. Meski mungkin para demonstran tidak mengetahui, tapi ini tetap akan memukul kantong para supir angkutan umum dan nelayan.

<i>the Government of Indonesia, with USAID assistance, ensured that national and local parliaments, civil society organizations, media, and universitieswere involved in the decision. As a result, there was minimal public outcry. USAID also supported this process by providing policy analysis for energy pricing and subsidy removal.</i>

USAID “bekerjasama” langsung dengan pejabat Indonesia yang berwenang merevisi draft UU tentang Listrik dan merancang struktur peraturan:

<i>USAID advisors work directly with Government of Indonesia officials responsible for implementing power sector reform, revising draft electricity legislation and redesigning regulatory structures.</i>

Hebat bukan? Betapa baiknya pemerintah AS “membantu” merevisi dan merancang UU energi dan listrik kita…. USAID “membantu” membuat RUU Minyak dan Gas yang dikirim ke DPR bulan Oktober 2000. Seorang ekonom menyatakan bahwa RUU tersebut dibuat oleh pemerintah AS. Komisi DPR tinggal memberi stempel dan tanda tangan saja:

<i>USAID helped draft new oil and gas policy legislation submitted to Parliament in October 2000.</i>

Di tahun 2001 USAID mengucurkan US$ 850.000 (Rp 7,8 Milyar) ke LSM-LSM dan Universitas-Universitas untuk kampanye masalah energi seperti “Penghapusan Subsidi Energi”:

<i>In FY 2001, USAID plans to provide $850,000 DA to support NGOs and universities in developing programs for raising awareness and supporting involvement of local government and the public of energy sector issues,including removal of energy subsidies</i>

Dengan kucuran dana sebesar itu tak heran jika ada oknum Lembaga Peneliti satu Universitas Negeri terkenal menyatakan jika harga BBM dinaikkan jumlah rakyat miskin akan turun….

USAID bekerjasama dengan ADB dan Bank Dunia dalam “mereformasi” bidang Energi Indonesia. Dengan hutang US$ 20 juta (hanya sekitar Rp 186 milyar), penasehat USAID berperan sebagai manajemen proyek dan perencanaan. ADB dan USAID bekerjasama membuat rancangan UU Migas Indonesia tahun 2000. Melengkapi usaha USAID, Bank Dunia melakukan “Studi Komprehensif” bidang Migas dan kebijakan tarif serta “bantuan” finansial dan restrukturisasi PLN.

<i>Other Donor Programs: USAID works closely with the Asian Development Bank (ADB) and the World Bank on energy-sector reform. USAID assistance is leveraging a $20 million ADB power sector-restructuring loan, with USAID advisors playing project management and planning roles. The ADB and USAID worked together on drafting a new oil and gas law in 2000. Complementing USAID efforts, the World Bank has conducted comprehensive studies of the oil and gas sector, pricing policy, and provided assistance to the State electric company on financial and corporate restructuring</i>

Yang harus kita sadari adalah bahwa setiap pinjaman dari IMF, Bank Dunia, ADB (yang merupakan alat AS dalam menguasai ekonomi dunia) mempunyai syarat bahwa negara peminjam harus melaksanakan Agenda Neoliberalisme seperti “Privatisasi”, Deregulasi, Pencabutan Subsidi/Kenaikan tarif (mis: pencabutan “Subsidi” BBM agar harga mengikuti harga pasar/harga keekonomian) , perdagangan bebas, dan sebagainya (Tabb, William K. “Globalization. ” Microsoft® Encarta® 2006).

Dengan menaruh putra/putri Indonesia yang jadi mantan Direktur dari Bank Dunia dan IMF di kementrian bidang Ekonomi, Institusi Globalisasi tersebut dengan bebas dapat menjalankan program Neoliberalisme di Indonesia. Penjualan BBM di Indonesia sekitar Rp 418 trilyun per tahun sementara listrik PLN sekitar Rp 200 trilyun per tahun. Total sekitar Rp 618 trilyun (belum termasuk batubara). Itu baru di harga bensin Rp 6.000/liter.
Jika mengikuti harga “Pasar” atau “Keekonomian” yang sekitar Rp 10.000/liter nilainya naik jadi Rp 1.018 Trilyun! Indonesia dengan jumlah penduduk nomor 4 terbesar di dunia jelas merupakan “pasar” yang menarik bagi AS. Setelah menguasai sekitar 90% di sektor hulu Migas, adakah dengan program Privatisasi dan Kenaikan Tarif, AS ingin menguasai sektor Hilir dan juga bidang Listrik? Adakah ini merupakan “Penjajahan Ekonomi” oleh AS terhadap Indonesia?

Belanda yang merupakan sekutu dekat AS bertindak tegas menangkap agen-agen CIA yang berusaha memata-matai Belanda, merekrut kaki tangan AS sehingga kebijakan Belanda tidak dapat dipengaruhi AS.

Bagaimana dengan Indonesia? Lembaga-lembaga AS (baik pemerintah mau pun swasta) dapat dengan bebas memberi dana kepada Individu, Lembaga Pemerintah (Polri, TNI, dsb), dan LSM-LSM Indonesia tanpa proses audit/kontrol dari masyarakat/negara. Adakah Mereka dan LSM-LSM ini akhirnya akan jadi agen asing yang bekerja untuk kepentingan asing ketimbang kepentingan rakyat Indonesia? Dengan proyek NAMRU-2, pejabat militer AS bebas keluar masuk Indonesia tanpa izin khusus.

Mudah-mudahan putra-putri Indonesia mampu melakukan yang terbaik untuk rakyat Indonesia. Bukan untuk kepentingan asing.

Berikut dokumen selengkapnya dari USAID:
http://www.usaid.gov/pubs/cbj2002/ane/id/497-013.html

Baca artikel selengkapnya di: http://infoindonesia.wordpress.com

Comments off

Saat 3GWeek Geser Engadget, CNET dan Wired!

Pertama, saya mohon maaf jika Tips Ngeblog ini sudah lama tidak di-update. Selama hampir sebulan terakhir ini saya lebih terfokus membesarkan blog pribadi saya satunya lagi, yakni 3Gweek. Targetnya: menggenjot traffic-nya minimal dua kali lipat!

Alhamdulillah, kerja-keras saya bersama guest bloggers 3Gweek membuahkan hasil: selama sebulan, pageviews 3Gweek naik dari 25.000 menjadi lebih 50.000!

Thanks to 3G iPhone launch 10 Juni lalu, posting-posting soal ini menjadi lokomotif utama naiknya traffic 3GWeek.

Lebih membahagiakan lagi, posting 3Gweek berjudul  3G iPhone Review (yang mana saat posting ini ditulis sudah di-view 9887 kali!), menempati halaman pertama hasil pencarian di Google.com dan Yahoo.com untuk keywords 3G iPhone review!

Untuk hasil pencarian Yahoo, posting 3GWeek yang menempati ranking ke-3 berhasil mengalahkan Engadget dan CNET! Sementara untuk hasil pencarian Google, posting kami mengalahkan review blog-nya Wired!

Mempertahankan pencapaian ini, atau mengulang sukses seperti ini tentu tidak gampang, tetapi tim 3GWeek akan keep fighting!

Pengalaman ini paling tidak mengirimkan pesan: kalau kita serius dan mau kerja-keras, boleh juga tuh sesekali kita menantang blog-blog raksasa di luar!

Semangat! -)

Comments off

SMP Terbuka Gratis

Hari ini saya mendapat kiriman email dari seorang teman, mengingat isinya adalah info yang bagus dan insya Allah bermanfaat, maka saya posting di blog saya ini. catatan_riyogarta Jika anda mengenal atau mengetahui ada anak miskin atau dari golongan kurang mampu, lulus SD (berijasah) tetapi tidak dapat meneruskan ke SMP, umur max 18 tahun, tinggal di [...]

Comments off

The best city in China!

Sophie Pangestuby Sofie Pangestu
the coloumnist who once lived in Shanghai

 


Kata orang Shanghai is the best city in China! Yup, kalau Aussie punya Sidney, Amrik punya LA&New York, maka China juga ngga mau ktinggalan dengan Shanghai, kota metropolitan no.1 di China. Pertama menginjakan kaki di kota ini surprise juga dengan perkembangan China, karena gemerlap kota Shanghai terbukti sanggup mengalahkan keramaian kota LA or New York.
Hmm…tapi tunggu dulu, biasanya dibalik keindahan selalu ada yg jelek2 hahaha…

Shanghai Evening

And sebelum bercerita tentang segala keindahan kota Shanghai, berikut tempat wisata or tempat makan, aq mulai dulu dengan daftar kebiasaan penduduk Shanghai yang rada ehm’ nyentrik ^^

Kebiasaan 1

Mungkin karena pertumbuhan ekonomi yang pesat, membuat orang China punya hobi lempar2 uang. Alias kalau kita beli barang, mereka cuman melempar uang kembalian ke meja kasir (biarpun kita udah nyodorin tangan buat nerima kembalian), ini berlaku hampir di seluruh Shanghai lho

Kebiasaan 2

Kebanyakan dari kita2 yg tinggal disini pasti pernah dengar suara ‘grok juh’ (oops…sorry) di segala penjuru kota. Sampe untuk mengantisipasi kebiasaan buruk ini dan demi menjaga image China di acara Olimpiade 2008, pemerintah menetapkan peraturan dilarang meludah sembarangan terutama bagi pengemudi (dilarang meludah di jalanan).

Kebiasaan 3

Walaupun di pintu metro (kereta) udah dikasi tulisan gede2 先下后上(utamakan penumpang yang turun, baru naik). Tetep aja begitu pintu metro terbuka, langsung dihujani oleh penumpang yang mau naik kereta. Aq juga pernah terjebak di subway ngga bisa keluar, sampe 2 station kmudian baru bisa keluar, dan pengalaman seperti ini sudah umum di kalangan orang Indonesia.

Kebiasaan 4

Pengemudi kendaraan di Shanghai, entah knapa koq suka main klakson, ada sepeda lewat tekan klakson, orang nyebrang tekan klakson, sampe2 macet gara2 ada setopan di depan juga tekan klakson. Yang jelas, gara2 kebiasaan ini di Shanghai pemerintah menetapkan peraturan dilarang keras menekan klakson di jalan raya & malam hari atau di denda hingga RMB.5000 (+/- Rp.6jt).

Yup, ini adalah beberapa kebiasaan aneh orang Shanghai. Jadi kalo ada kalian2 baru pertamakali ke Shanghai atau akan berkunjung ke Shanghai, don’t be so surprise, coz this is the habit of Shanghai’s people! Mereka ngga ada maksud jelek koq, cuman emang kebiasaan nya aja kayak gitu ^^

Share This

Comments off

Bebek Kayu Tangan, Kres Kriuk !

Aku mulai review ini dgn sebuah teka-teki :

“Apa yang bikin BEBEK itu enak ?”

Jawaban umum mungkin bakal nyebut, “Karena huruf B-nya lah, coba kalo dihilangin.. hiii syerem!” (sorry if a bit disturbing)
Tapi jawaban ini ga berlaku di Bebek Kayu Tangan, karena yg bikin enak itu jsutru huruf K-nya, alias Kremesan

Langsung buka kartu aja, this is the best fried duck in Surabaya. Lokasinya nyelempit di Bratang Gede, mau parkir motor aja susah, apalagi parkir mobil. Tapi gak masalah, kenikmatan duniawi yang digoreng renyah ini patoet diperdjoeangken.

Ketika warung bebek lain mengkatrol rasa dengan imbuhan minyak jelantah dan sambal pedes, Kayu Tangan juara di kremesan. Tepung bumbu gurih itu jadi pembuka selera makan yang mengasyikkan, seakan mempersiapkan lidah kita menerima kejutan selanjutnya. Maincourse bebek goreng yang masih fresh dari penggorengan menebar aroma hangat nan sedap. Porsinya besar dan digoreng hingga kecoklatan dgn timing yg pas, gak basah namun juga gak terlalu kering. Just perfect.

Bebek Kayu Tangan

(more…)

Share This

Comments off

Sukses Jadi Penulis bersama Andrea Hirata, Helvy Tiana Rosa, Jonru, dll

Alhamdulillah... saya dipercaya oleh majalah Reader Digest Indonesia (RDI) untuk menjadi pembicara dalam acara yang mereka selenggarakan dalam rangka Pesta Buku Jakarta 2008.

Comments off

Workshop Penulisan Skenario bersama Kinoysan

PenulisLepas.com akan menghadirkan Kinoysan, penulis produktif. Novel, cerpen dan buku-bukunya sudah dapat dibeli di toko-toko buku, termasuk buku tentang belajar menulis skenario berjudul: ”JADI PENULIS SKENARIO? GAMPANG, KOK!”.

Comments off

USB Data Recovery

Sering Kehilangan data di USB Flash Disk, MMC, atau dimana pun data yang anda simpan ? Kenapa tidak mencoba untuk di recovery. Nih baca apa yang bisa dilakukan software ini. Download USB drive data restoration, retrieval utility retrieve not detected, not visible and inaccessible files lost due to deletion, format, Virus attack, corruption, damaged file system etc. [...]SHARETHIS.addEntry({ title: "USB Data Recovery", url: "http://sanyasyari.com/2008/06/23/usb-data-recovery/" });

Comments off

Nyolong Wifi Pak Polisi

Reskrim Wifi Speed Test

See that .. 40 kB/s ! Ini skrinsyut bandwidth test dari (free?) wifi salah satu kantor Reskrim Polisi di Surabaya. Lho, emangnya kena kasus apa kok bisa ngendon di kantor Polisi ? Gara2 foto sembarangan ? Eits, bukan dong. Hari minggu kemarin jalan2 bareng temen2 mengunjungi rumah salah satu dua senior Jalansutra, Pak Rudy & Bu Erni.
(more…)

Share This

Comments off

Quoted by KOMPAS

Jiewa quoted by KOMPAS

Pamer dink ! Harian KOMPAS edisi Jawa Timur hari ini (21 Juni 2008) memuat liputan komunitas blogger TuguPahlawan.com (TPC). Persisnya di rubrik Gaya Hidup. Wow, blogging sudah diakui sbg bagian dr gaya hidup

Menurutku dari sekian liputan tentang TPC di media cetak, liputan di KOMPAS inilah yang terbaik. Eits, bukan karena aku banyak di-quote lho, Tapi karena isinya sangat sesuai dgn hasil interview. Senangnya lagi, mbak Winda (jurnalis KOMPAS) gak pelit buat mencantumkan blog address member2 TPC. Thx a lot mbak Hmm, kita lihat apakah traffic blog2 di TPC bisa naik setelah liputan ini.

Di artikel yang bertitel “Persahabatan Para Blogger” itu aku juga memberikan testimoni tentang benefit nge-blog dari jaman waktu kuliah sampai dunia kerja. Mungkin ga banyak yg tau kalo aku lulus kuliah jg gara2 ngeblog haha

“Berkat blog pula, Jiewa meraih gelar sarjana di Jurusan Teknik Infromatika Sekolah Tinggi Teknik Surabaya (STTS) pada tahun 2005. Lelaki berkacamata itu membuat sebuah blogmachine blog engine, yaitu media pembuat blog seperti wordpress atau blogspot, dalam skripsinya yang berjudul “Desain dan Implementasi Blogging System dengan Platform ASP.net 2.0″.

Yeah, blogging is half of my life
Again, thx a lot buat mbak Winda dan Kompas yang telah berkenan mengangkat dunia blogging & TPC

Share This

Comments off

Renyahnya Si Manis Hamtaro

Buat penikmat penganan manis, anda harus mencoba si Hamtaro persembahan dari BreadTalk ini. Tidak saja karena tampilannya yang menarik minat anak-anak (mirip cookies monster), tapi juga karena rasanya yang manis, maka Hamtaro sepertinya memang cocok untuk anak-anak. Tapi bukan berarti tabu bagi kita untuk menikmatinya kan ? Sekali anda mencobanya, pasti akan ketagihan.

Breadtalk’s Hamtaro

(more…)

Share This

Comments off

Islam Betawi

Satu lagi dari kawan saya, pak Geis Chalifah, via milis ISNET. Menarik sekali mengetahui perspektif dari, istilah beliau, Islam Kampung.

Selamat membaca.

Ahmadiyyah, Habib, Betawi, KH Abdullah Syafii etc etc

Allah hu Akbar Allah hu Akbar Allah Allah hu Akbar…
Kalam suci menentukan ku tuk berjuang..
hidup serentak untuk membela kebenaran..
untuk negara bangsa dan kemakmuran.. hukum Allah tegakkan..
Allah Hu Akbar Allah Hu Akbar Allah Allah Hu Akbar..

putera puteri islam harapan agama…
majulah serentak gemgamkan persatuan… kalam Tuhan..
mari kita memuji mari kita memuja..
peganglah persatuan..kalam Tuhan..

Pemuda pemudi islam bangunlah panggilan jihad rampungkan..
wasiat Muhammad peganglah… harta dan jiwa serahkan…
binalah persatuan.. sirnakan perpecahan.. .persatuan ..kalam tuhan
pertikaian menguntungkan musuh tuhan ..
hanya iman tauhid dapat menyatukan.. .
panggilan jihad tirukan …

ulama pemimpin islam dengarlah… demi agama sadarlah..
hentikan pertikaian.. ciptakan perdamaian.. .
tuntutan agama menjadi tujuan….
panggilan jihad tirukan… panggilan jihad tirukan…

– Panggilan Jihad, Radio Assyafiiyah

Asww. Pertama tama saya mohon maaf bila terlambat menanggapi dikarenakan waktu yang tak memungkinkan untuk berkomunikasi melalui milis. Namun Doa saya untuk teman teman semua selama di tanah suci tak pernah putus, baik yang saya kenal wajah dan namanya, maupun yang hanya namanya saja.

Dua minggu kemarin hp saya kebanjiran sms mengenai situasi Jakarta dan ada banyak email melalui Japri tentang Habib Rizieq Shihab dan FPI, Achmadiyah dan banyak hal lainnya. Jangankan untuk menjawab satu persatu, bahkan untuk membacanya saja saya lumayan gagap.

Namun demikian saya ingin menanggapi posting Elza, Tulus, dll dimilis kahmi dan teman teman lainnya yang dikirim melalui japri. Salah satunya yang berjudul Apel Akbar Bubar Setelah Diserbu. yang seolah olah dikesankan saya menyetujui tindakan kekerasan oleh FPI.

Jawaban saya mengenai insiden Monas itu singkat saja. Satu satunya kekerasan yang saya sukai adalah; Bila rudal rudal buatan Rakyat Palestina mengenai tentara Israel yang menindas bangsa Palestina. “Kekerasan” semacam itulah yang saya sukai selebihnya saya tidak suka.

Elza, Mas Tulus dan teman lainnya, dari pertama saudara Saidiman memposting ajakan apel akbar memperingati Hari Lahir Pancasila bersama AKKBB. Saya sudah merasakan ada yang tak beres dengan kegiatan itu, bahkan pada hari H nya saya mendapat sms untuk mengikuti kegiatan tersebut dari nomor yang tidak saya kenali, namun dibawahnya tertulis nama Nong. Ketika saya konfirmasi tak ada jawaban dari sipengirim.

Saya cuma berfikir bahwa mereka para penyelenggara Apel Akbar 1 Juni tidak memiliki sensitifitas terhadap masyarakat Jakarta (”Betawi”), atau jangan jangan tidak mengerti apa dan bagaimana masyarakat Jakarta (”Betawi”) tempat mereka tinggal.

Saya ingin mengurai sedikit saja mengenai masyarakat Jakarta ini. Dulu di Jakarta ada stasiun radio bernama Radio Asyafiiyah di Bali Matraman tepatnya. Setiap pagi menyiarkan da’wah yang di suarakan oleh Almarhum KH Abdullah Syafii, Setiap memulai siaran, radio itu selalu mengumandangkan lagu berjudul Panggilan Jihad yang teksnya saya tuliskan diatas.

Ummi (ibu) saya dan ratusan ribu masyarakat lainnya hafal gelombang radio ini, setiap hari bila ada yang meninggal dunia maka radio ini mengumumkan berita orang yang wafat. Walaupun belum ada hp dimasa itu namun kita dapat dengan cepat mengetahui bila ada kerabat yang meninggal melalui radio Assyafiiyah. Dapat dikatakan sang Kiayi bernama Abdullah Syafii adalah tokoh yang mempersatukan masyarakat Islam di Jakarta melalui radio dan ceramah ceramahnya. (walaupun terkadang saya agak pengeng kuping karena ummi saya selalu menyetelnya keras keras agar anak anaknya bangun untuk sholat subuh -) ;-) )

KH Abdullah Syafii adalah murid dari Habib Ali Alhabsyi seorang habib yang terkenal dijamannya bertempat di kwitang, sampai saat ini Majelis Ta’limnya masih berjalan diteruskan oleh cucunya bernama Habib Abdurahman Alhabsyi.

Ketika kasus Achmadiyah marak dalam pemberitaan dan pembelaan terhadap mereka pun mengalir dengan deras, sesungguhnya masyarakat berpeci dan berkoko itu sudah sangat muak. Mereka tidak menyukai kekerasan namun juga tak suka Achmadiyah didiamkan. Sesungguhnya warna masyarakat Jakarta aselinya adalah yang turun di hari senin kemarin. Mereka adalah masyarakat diam, masyarakat yang tergabung di ribuan Majelis Ta’lim yang dikelola oleh Habaib maupun Ustadz ustadz “betawi” yang umumnya memiliki kedekatan emosional dengan para Habaib, karena sebagian besar mereka adalah murid muridnya. baik langsung ataupun tidak langsung.

Habib Abdurahman Assegaf adalah salah satu contoh seorang guru yang memiliki ribuan murid dan murid muridnya itu menghasilkan murid lagi, bisa diperkirakan berapakah muridnya dia, bila dari umur sebelas tahun beliau mengajar sampai akhir hayatnya diumur 90 tahun lebih. Para Habib di masa itu kebanyakan adalah habib yang tawadhu, semua langkahnya hanya berurusan dengan Syiar Islam dan tak terkait dengan politik dalam arti kepentingan pribadi, oleh karenanya mereka sangat di hormati oleh masyarakat “betawi” ini.

Masyarakat diam itu secara ekonomi tersingkirkan, yang mereka miliki tinggal satu yaitu keyakinan keagamaan pada Islam, dimana Rasulullah Muhammad SAW adalah pujaan mereka setiap hari yang disenandungkan melalui shalawatan baik beramai ramai maupun ratiban secara personal. Apa yang dilakukan oleh teman teman di Monas itu secara tidak langsuing sebenarnya adalah “menghina” mereka, “menghina” keyakinan mereka pada Rasulnya.

Mereka Islam “kampung” sama seperti saya, kita kita ini cuma lahirnya saja di metropolitan namun pendidikan Islam masyarakat disini adalah Islam tradisional, saya lahir dan besar dalam suasana itu, mohon maaf Lutfi Assauqani yang ” Liberal” itu pada dasarnya sama seperti saya sama seperti kaum berpeci dan berkoko yang turun ke jalan dihari senin itu, yaitu islam “kampung” Islam tradisional yang pada intinya tak pelik pelik dalam menghayati Tuhan dan keberadaannya. Cuma Lutfi lagi ganti kulit dan saya tak mau ganti kulit saya tetap lebih suka menjadi Islam “kampung” ketimbang beraneh aneh dalam beragama. Walaupun HMI sedikit banyak telah merubah pemikiran maupun pola ibadah ritual islam saya setelah mahasiswa, namun saya tetap menghormati para Habaib masa lalu yang sudah Almarhum, KH Abdullah Syafii dan Habib Habib lainnya yang masih tawadhu yang tak terjebak dalam interes pribadi, dan ribuan muridnya yang telah mensyiarkan Islam dengan tulus dan ikhlas. Bahkan setelah menjadi pengurus Alirsyad pun saya tetap hadir dalam undangan Maulid ataupun Khaul yang di gelar oleh para habaib itu. (maaf bagi yang anti bid’ah buat saya hubungan kemanusiaan jauh lebih penting ketimbang berpegang secara kaku pada mazhab). Beberapa efek sosial kegiatan maulid ini sudah saya jelaskan dalam posting terdahulu.

Mayoritas masyarakat “Betawi” di Jakarta berfaham Ahlus Sunnah Waljamaah sama persis dengan fahamnya NU, namun bukan Gusdur yang menjadi panutan disini, panutan masyarakat berpeci dan berkoko di Jakarta adalah KH Abdullah Syafii, Habib Abdurahman Assegaf, Habib Umar bin Hud Al Atas (cipayung) yang semuanya sudah Almarhum.

Itu sebabnya Muhamadiyah, Alirsyad, Persis, tidak laku di masyarakat Jakarta (”Betawi”) ini.

Ketika permintaan membubarkan Achmadiyah telah mulai surut dari pemberitaan, kemudian dari beberapa tokohnya saya mendapat berita bahwa mereka “menyerah” karena tahu persis bahwa pemerintah tak akan membubarkan. Terlebih setelah ada berita tentang empat negara mendatangi DEPAG melalui perwakilannya.

Saya agak aneh melihat undangan apel akbar, untuk apa lagi apel akbar diadakan? untuk apa lagi memberi dukungan pada Achmadiyah dengan membawa massa? yang telah jelas sudah “menang” dari sisi opini, terlebih dengan kegigihan Adnan Buyung Nasution dalam membela Achmadiyah.

Maka ketika FPI melakukan penyerbuan saya tidak merasakan kejanggalan karena provokasi itu sudah dibangun dari sebelum sebelumnya. Bahkan jauh hari sebelumnya saya sudah menulis dimilis kahmi dan lainnya dengan judul “Kampanye Memelorotkan Syariah Islam” yang berisi provokasi pada FPI dan lainnya. Bentrokan itu hanya menunggu waktu saja bahklan kalau bukan dengan FPI akan ada kemungkinan dengan Masyarakat “Betawi” Tanah Abang, atau Condet atau Jatinegara tergantung siapa yang mampu menggerakkannya.

Lebih jauh lagi saya ingin bertanya benarkah kaum liberal pembela pluralisme itu marah dengan sikap FPI ? Saya katakan sama sekali tidak. Karena itulah yang mereka inginkan, bentrokan itu memang sudah ditunggu tunggu agar kampanye anti Islam syariah semakin mudah, terlebih dengan dukungan media masa yang demikian kuat bahkan pemilahan beritapun dibuat sedemikian rupa. Semua hanya skenario dan korban yang jatuh dianggap adalah resiko yang harus di tanggung, kira kira seperti demo Mahasiswa 66 dan 98 berharap ada mahasiswa yang mati agar gerakan lebih dramatis dan mendapat dukungan luas.

Saya tidak membenarkan tindakan FPI namun tolong dilihat juga bagaimana tingkah para pendukung Achmadiyah itu, setidaknya punyakah mereka sedikit EMPATI terhadap para “Islam Kampung” yang tak sehebat mereka dalam berfikir pluralisme dan tetek bengek lainnya. Punyakah mereka rasa toleran terhadap kejumudan berfikir kita kita ini yang masih kampungan, tradisional, perlu pencerahan,dsb dsb. Adakah orang orang hebat yang elitis yang Doktoral summa cumlaude mengerti masyarakatnya sendiri.???

Semakin “tinggi” seseorang terkadang semakin tak menginjak bumi….

Salam
Geis Chalifah

Comments off

Kalau Nikah Dimana ?

Note: There is a poll embedded within this post, please visit the site to participate in this post's poll. Bingung mau nikah dimana ? Terkadang hal ini membingunkan banyak calon suami istri yang akan mengadakan acara pernikahan. Mengingat setiap orang memiliki pendapat masing-masing maka saya adakan polling pendapat dimana kita akan menikah. Tujuan dari polling ini [...]SHARETHIS.addEntry({ title: "Kalau Nikah Dimana ?", url: "http://sanyasyari.com/2008/06/21/kalau-nikah-dimana/" });

Comments off

Siapa Calon Presidenmu 2009 ?

Note: There is a poll embedded within this post, please visit the site to participate in this post's poll. Siapa Calon Presiden 2009 Versi Kamu. Berikut ini adalah calon-calon Presiden 2009 Predisksi Sany Asyari. Polling ini hanya bersifat ingin mengetahui siapa calon terkuat. Mengingat banyak calon presiden yang Colong Start, maka data tersebut yang digunakan. Mari [...]SHARETHIS.addEntry({ title: "Siapa Calon Presidenmu 2009 ?", url: "http://sanyasyari.com/2008/06/21/siapa-calon-presidenmu-2009/" });

Comments off

Detektif Conan Terbaru

Senang baca Detektif conan ? Tapi lagi-lagi Elex selalu lama dan terlambat. Di Jepang sendiri sudah beda 10 Buku lo.. Mau baca Komik Detektif Conan yang paling baru ? Buka situs ini http://www.onemanga.com/Detective_Conan/ SHARETHIS.addEntry({ title: "Detektif Conan Terbaru", url: "http://sanyasyari.com/2008/06/20/detektif-conan-terbaru/" });

Comments off

Levi’s Indonesia = Spammer

Heran, akhir-akhir ini makin banyak perusahaan Indonesia yang melakukan spamming (
Tadi ini saya baru mendapatkan dari Levi’s Indonesia.

Kenapa sampai harus spamming ya ? Apa budget marketingnya sedemikian kecilnya ?
Kasihan sekali.

Setelah bersabar dan cuma menyaksikan jumlah perusahaan Indonesia yang melakukan spamming semakin menggila, akhirnya saya rasa sudah saatnya para spammer ini diekspos kelakuannya di depan umum.

Mulai hari ini saya membuat kategori baru di blog ini, yaitu kategori Spammer.
Semua spammer yang cukup nekat untuk mem spam saya akan diekspos, berikut dengan SEMUA info kontak pribadinya, di kategori tersebut.

Baik, mari kita mulai dengan spam dari Levi’s ini :

from : Ramdhani, Fadly - framdhani@levi.com
to : undisclosed-recipients
date : Fri, Jun 20, 2008 at 10:59 AM
subject : Levi’sR Indonesia Website (http://www.levixxx.co.id)

Please visit our website to get more info about Levi’s® brand! See our latest collections, store locator and what’s new with the brand.

Regards,

Fadly Ramdhani
Marketing Dept.
PT. Levi Strauss Indonesia

http://www.levixxx.co.id

Spam dari Levi’s Indonesia ini juga menyertakan sebuah file gambar berukuran raksasa yang di embed di email tersebut. Tentu ini sangat mengesalkan, misalnya bagi mereka yang akses internetnya dibatasi kuota / di charge per besar pemakaian (per kb / MB)

Email spam ini juga dikirim ke alamat email saya yang biasanya hanya berisi spam dari luar negeri.
Spam dari Levi’s ini jadi sangat mencolok karena sendirian berasal dari Indonesia.

OK, selamat kepada Levi’s Indonesia yang telah menjadi spam pertama yang di ekspos di kategori “Spammer” ini )

Comments off

[Kiat Sukses] Ingin Meramal Masa Depan Anda?

Dari sudut pandang manusia, sebenarnya tak ada yang pasti mengenai masa depan kita. Bila ada orang yang mengatakan "Masa depan kamu cerah", dia sebenarnya salah. Juga bila ada orang yang mengatakan "Masa depan kamu suram", dia pun salah.

Comments off

Ahmadiyah vs FPI : Kronologi singkat

Kasus Ahmadiyyah / AKKBB versus FPI sudah amat sangat banyak dibahas oleh berbagai pihak dan berbagai media, dari berbagai sudut. Tapi masih ada satu hal lagi yang sangat menarik - yaitu bagaimana situasi berbalik 180 derajat dengan sangat tidak disangka-sangka.

Seingat saya, pada awal kasus itu situasi benar-benar sangat genting bagi FPI. Ahmadiyyah / AKKBB benar-benar berada di posisi yang sangat di atas angin.
Saya ingat melihat foto Presiden sedang mengadakan rapat koordinasi langsung dengan banyak pejabat & menteri untuk membahas hal ini, dan sekaligus mengecam kekerasan tersebut.

Yang muncul di benak saya ketika itu adalah, habislah FPI kali ini. Sudah tidak nampak lagi cara untuk menyelamatkan diri mereka.

Karena itu saya amat terkejut ketika, terasa sangat tiba-tiba, situasi berbalik dan dengan cepat mengerucut pada keluarnya SKB Ahmadiyyah.
SKB yang telah lama ditunggu-tunggu selama berbulan-bulan itu justru akhirnya muncul ketika Ahmadiyyah sedang berada di posisi di atas angin.

Dan kini posisinya sudah berbalik total - AKKBB tidak terdengar lagi suaranya, JAI tidak berkutik.

Mengapa bisa demikian?
Jangan tanya saya, saya juga cuma bisa tercengang melihatnya )

Anyway, terlampir adalah email dari pak Geis Chalifah, kawan saya di ISNET. Beliau menyampaikan sekilas kronologi kejadian ini dari perspektif beliau. Disitu bisa kita lihat beberapa situasi di balik layar pada saat kasus ini sedang berjalan.

Mudah-mudahan ada pelajaran & hikmah yang bisa kita dapatkan dari ini semua.

From: Geis Chalifah
To: mus-lim@xxxxxx.isnet.org

Minggu 1 Juni siang hari saya mendapat khabar Apel Akbar AKBB rusuh mereka diserbu oleh massa FPI. Saya langsung terfikir kali ini habislah FPI, Front Pembela Islam itu masuk dalam perangkap, mereka telah di provokasi terus menerus sampai akhirnya terjadi bentrokan dan minggu 1 Juni itu adalah puncak dari berbagai provokasi terhadap mereka.

Malamnya seluruh stasiun berita TV menyiarkan aksi brutal yang dilakukan oleh Massa FPI. Berbagai hujatan bermunculan terutama dari tokoh tokoh pro pluralis, bahkan beberapa sms masuk ke HP saya dengan jelas menuding Habib Rizieq dalang dari semua kejadian itu.

Besoknya saya sudah tak bisa mengikuti berita lagi terkecuali hanya dari sms yang terus menerus memberi khabar, seorang teman saya yang pernah jadi anggota FPI masuk dalam DPO. Agak aneh juga berita itu..? Bang Ical (Faisal Motik) dll juga rajin mengirim berita mengenai kegiatan banser NU dan Garda Bangsa yang membuat latihan perang untuk menyerang markas FPI di Jakarta.

Tokoh tokoh anti kekerasan anti monopoli kebenaran menjunjung tinggi kebebasan, rajin memberi kuliah tentang keberadaban, etika, kebebasan berkeyakinan, toleransi beragama dsbnya. Umat Islam mendapat kuliah gratis setiap hari setiap saat baik melalui media koran maupun media TV tanpa lupa diakhirnya dengan embel embel bubarkan FPI.

Semua sms yang masuk itu terbaca sikap umat islam “tradisional” menjadi ambigu satu sisi tak suka Ahmadiyah satu sisi lainnya kekerasan FPI juga menjadi tamparan tersendiri.

Komunitas Arab ribut terutama karena komentarnya Syafii Maarif yang bernada rasis di koran Sinar Harapan, saya juga gak jelas apa maksud Syafii Maarif itu apa hubungan Arab dengan FPI, termasuk teman saya yang baik hati selalu bertutur lemah lembut dan ahli dalam pemikiran Kunto Widjoyo bernama AE Priyono, juga membawa bawa Arab dalam persoalan FPI itu, Munarman yang jelas terlibat dan ada di Monas apakah ada hubungan dengan asal daerahnya.? Kali ini para orang pintar itu teperosok dalam kemarahan yang tak terkontrol.
Mansyur Alkatiri mengirim sms keluar dari milis akibat postingnya AE Priyono itu.

Semua teman seperjalanan mendapat sms dari keluarga dan teman temannya mengenai situasi Jakarta mengenai kasus insiden Monas. Setiap acara makan bersama setelah selesai sholat dari Masjid, tak lain saling memberi khabar terbaru dan diskusinya adalah situasi terkini dari tanah air..

Berita kemudian datang,markas FPI dikepung sekian ratus polisi untuk menangkap anggota Laskar Pembela Islam yang terlibat insiden Monas.

Kesimpulan kami bersama ketika itu FPI habis sudah dan Ahmadiyah akan menjadi organisasi yang dilindungi memiliki kebebasan yang sama dengan oraginisasi lainnya.

Beberapa hari kemudian muncul sms akan ada demo untuk membubarkan ahmadiyah.

Demo yang tak dirancang dengan baik itu asalnya pun cuma dari segelintir anak anak muda di Pekojan dan Pedati, Saya tak yakin demo itu akan besar karena Partai Islam yang memiliki basis massa dan terbiasa turun kejalan tak memberi respon, terlebih tak lama kemudian dua orang nama Habib yang disebut dalam sms menyatakan tak tahu menahu dengan sms itu.

Situasi mulai berubah

Sabtu pagi seorang teman memberi berita telah ada kesepakatan diantara Kiayi dan Habaib di Jakarta diantarnya Kiayi Abdul Rosyid Abdullah Syafii dll, untuk menggelar Demo di hari Senin, dan sms ajakan demo itupun berseliweran terforward kesekian ribu orang, saya sendiri mendapat sms yang sama sebanyak 10 kali lebih. Anehnya teman teman yang selama ini cenderung “kiri” ikut2an mengirim sms dan mau ikut turun dihari senin itu. Inti demo meminta pemerintah membubarkan Ahmadiyah.

Senin siang sehabis ziarah di maqam Rasul, saya membuka HP langsung ada beberapa sms yang masuk memberitakan Jalan Sudirman Macet total depan Istana dipenuhi oleh masyarakat berpeci dan berkoko.

Tak lama kemudian seorang teman yang sudah berangkat dari Madinah ke Riyadh menelfun sambil berteriak “Allah Hu Akbar Ahmadiyah telah dibubarkan.” Dia mendapat berita dari anggota MER C Jogja. Lalu SMS masuk juga kesaya berisi ketidak puasan atas keputusan SKB baik dari kubu pendukung Ahmadiyah maupun kubu yang anti Ahmadiyah dengan alasan yang berbeda.

Sesampainya di Jakarta saya membuka seluruh halaman koran beberapa hari ke belakang dan berita berita televisi yang telah lewat berhari hari kemarin melalui internet. Luar biasa dasyatnya kampanye anti FPI itu, bahkan program Delik di RCTI tadi malam pun masih memberitakan dengan sangat miring mengenai FPI dan tingkah lakunya yang mencerminkan kekerasan.

Pagi ini saya jalan menuju kantor melewati Matraman, Jatinegara dan condet disepanjang jalan banyak terpampang spanduk berisi meminta Ahmadiyah dibubarkan dan dukungan terhadap FPI. Beberapa anak muda sebelumnya beberapa hari lalu juga menelfun akan mendirikan ranting FPI didaerahnya.

Anehnya lagi semua polling media mengenai pembubaran FPI berakhir dengan hasil terbalik dari yang di kampanyekan, Dukungan untuk FPI tidak dibubarkan jauh lebih tinggi prosentasenya dibanding yang meminta dibubarkan.

Saya tidak mampu menjelaskan para ahli sosiologi lah yang mungkin bisa menjelaskan mengapa kampanye media kali ini gagal dalam membangun opini masyarakat dan membawa kepada apa yang mereka inginkan. Jauh sekali hasilnya dibanding ketika kasus Inul mucul kepermukaan.

Bagi saya pribadi kekerasan LPI adalah satu hal dan pembubaran Ahmadiyah adalah hal lainnya lagi. dan kalau ditanya apa sikap saya pada kekerasan itu Jelas saya tidak menyetujuinya. Namun bila ditanya apakah Ahmadiyah patut dibubarkan maka sikap saya tegas saja. AHMADIYAH HARUS dan WAJIB DIBUBARKAN. Ahmadiyah bukan kasus beda tafsir agama. AHMADIYAH ADALAH PENISTAAN TERHADAP AGAMA.!!!!

Salam,
Geis Chalifah.

Comments off

TS SUITE, the newest hotel in Surabaya

Sebuah boutique hotel, adalah kata yang tepat untuk menggambarkan kesan pertama ketika melangkah masuk ke dalam executive suite di lantai 7 tersebut. Sebuah lukisan abstrak modern bernuansa merah menghidupkan suasana kamarnya tertata apik. Sebuah bath-tub ukuran jumbo bernuansa minimalis terletak tak lebih dari 2 meter dari sebuah extra king size bed. Memang tidak ada dinding pemisah antara bed dan bath room, membuat ruangan berkesan lebih luas dari sebenarnya. Tempat shower dan tempat pup terpisah oleh sebuah dinding dari susunan batu alam dan masing masing memiliki sebuah pintu kaca nuansa blurred glass. Dengan posisi bath-tub seperti itu, tamu bisa leluasa menonton siaran TV internasional dari LCD TV ukuran besar (42’) sambil merasakan nikmatnya berendam di air hangat.

                                      

Selama masa promosi ini ada beberapa keuntungan untuk tamu hotel, yaitu complimentary high speed internet access (berkecepatan 256 kbps) dan complimentary mini bar. Artinya bisa nge-net sepuasnya dan menghabiskan mini bar tanpa khawatir dikenakan charge lebih. Juga terdapat sebuah lounge di lantai 2 yang merupakan smoking lounge mengakomodasi teman teman yang terlanjur kecanduan nikotin.

Yang mengejutkan adalah, untuk breakfast, makanan dipesankan langsung dari Fish & Co yang kebetulan berlokasi di Sutos. Untuk room service pun demikian, bisa didatangkan dari resto manapun yang menjadi tenant Sutos tanpa biaya tambahan atau free of service charge. Kekurangannya adalah, tidak tersedia room service 24 jam, mengingat resto resto tersebut tutup jam 11 malam di weekdays dan jam 2 pagi Jumat Sabtu dan Minggu. Satu hal lagi yang benar benar a pitty adalah, mereka tidak punya dan tidak berencana membangun kolam renang. Katanya sih, mereka lebih mengutamakan gym dan spa, sebab biasanya exmud (executive muda) yang super sibuk, lebih memilih untuk work out atau relax di spa daripada berenang. Ada benarnya juga, terbukti hotel hotel yang served business guest, biasanya kolam renangnya mubajir, gede tapi kosong melompong.

TS Suite dan Surabaya Town Square/Sutos (keduanya disebut “Townsquare”) adalah bagian dari jaringan bisnis Core Hospitality International yang bermarkas di Amerika Serikat (http://corehospitalityinternational.blogspot.com). Mengikuti (dan meniru) sukses sang “kakak”, Citos (Cilandak Town Square) yang menjadi salah satu tempat hang out favorit warga muda Jakarta. Townsquare menawarkan suasana hang out yang relax dengan tempat tempat makan yang berkonsep café dan resto jalanan. Disana sudah bergabung merchant merchant top di antaranya XXI (cineplex) , Inul Fiesta (karaoke), Fish & Co, Izzi, XO Suki, J-Co donut, dan Giordano.

                                           

Thanks for Marina, Audilla, Ms. Diah Wulandari and Mr. M Isa Ismail RAUF for the super hospitality. Visit them at www.tssuites.com or e-mail tssuites@townsquare.co.id.

 Oleh: Aj, Pecinta kuliner dan jalan jalan, bertempat tinggal di Jakarta.

Share This

Comments off

Mega Promo Dari Dreamhost

Saya adalah salah satu dari sekian banyak pelanggan hosting Dreamhost yang diberi kepercayaan untuk memberikan 5 mega promo untuk siapa saja yang berminat. Setiap pendaftar baru di Dreamhost yang menggunakan mega promo ini akan mendapatkan: catatan_riyogarta Akan mendapatkan 4 kali dari jumlah space hardisk dan bandwith yang disediakan paket Dreamhost. Just info saja, dengan jumlah normal [...]

Comments off

Membuat Tab pada Yahoo Messanger Anda

Senang Chatting menggunakan YM ? Tapi sering tertanggu dengan multi window ketika kita chatting dengan banyak orang ? Nah cara paling gampang adalah gunakan cara ini Windows Registry Editor Version 5.00 [HKEY_CURRENT_USER\Software\Yahoo\pager] “Tabbed IM”=dword:00000001 Buka notepad, copy paste kode di atas dan save menjadi tabYm.reg Kalau bingung, download file di sini dan extract file menggunakan winrar. Happy Chatting nih.. SHARETHIS.addEntry({ title: "Membuat Tab pada Yahoo Messanger Anda", url: "http://sanyasyari.com/2008/06/18/membuat-tab-pada-yahoo-messanger-anda/" });

Comments off

Extreme Feminism : How my mother’s fanatical views tore us apart

I’ve always said that extremism is never good.
It’s again proven, painfully so, by Rebecca Walker. She was disowned by her own mother, a rabid feminist, revered by thousands others.

Quoted :

You see, my mum taught me that children enslave women. I grew up believing that children are millstones around your neck, and the idea that motherhood can make you blissfully happy is a complete fairytale.

This is the poisonous thinking that Alice Walker, Rebecca’s mother, is spewing to her followers.

Children, when raised properly, are blessing to the mothers.
I’m a man, so I will not be able to fully experience the same joy experienced by a woman. However, the little joy I experienced so far is simply heaven on earth.

I could only envy and imagine the happiness that a good mother enjoys every day.

Rebecca concludes in her long article :

It’s been almost four years since I have had any contact with my mother, but it’s for the best - not only for my self-protection but for my son’s well-being. I’ve done all I can to be a loyal, loving daughter, but I can no longer have this poisonous relationship destroy my life.

I know many women are shocked by my views. They expect the daughter of Alice Walker to deliver a very different message. Yes, feminism has undoubtedly given women opportunities. It’s helped open the doors for us at schools, universities and in the workplace. But what about the problems it’s caused for my contemporaries?

What about the children?

The ease with which people can get divorced these days doesn’t take into account the toll on children. That’s all part of the unfinished business of feminism.

Then there is the issue of not having children. Even now, I meet women in their 30s who are ambivalent about having a family. They say things like: ‘I’d like a child. If it happens, it happens.’ I tell them: ‘Go home and get on with it because your window of opportunity is very small.’ As I know only too well.

Then I meet women in their 40s who are devastated because they spent two decades working on a PhD or becoming a partner in a law firm, and they missed out on having a family. Thanks to the feminist movement, they discounted their biological clocks. They’ve missed the opportunity and they’re bereft.

Feminism has betrayed an entire generation of women into childlessness. It is devastating.

But far from taking responsibility for any of this, the leaders of the women’s movement close ranks against anyone who dares to question them - as I have learned to my cost. I don’t want to hurt my mother, but I cannot stay silent. I believe feminism is an experiment, and all experiments need to be assessed on their results. Then, when you see huge mistakes have been paid, you need to make alterations.

I hope that my mother and I will be reconciled one day. Tenzin deserves to have a grandmother. But I am just so relieved that my viewpoint is no longer so utterly coloured by my mother’s.

I am my own woman and I have discovered what really matters - a happy family.

Fully agree with her on this. Both man & woman will need to forego their egos, and put their efforts on the truly important thing: their family.

They will experience hardships along the way, but at the end, they will reap the harvest - true happiness.

Here’s hoping the best to Rebecca and those important to her. Thank you for giving us another perspective on the topic.

Comments off