
Pada akhirnya, ngeblog itu adalah perkara menulis. Jika Anda terus-menerus mengasah kemampuan menulis, bisa dipastikan blog Anda akan terus berkibar dan sebagai blogger Anda tentu akan semakin diperhitungkan.
Namun, seperti yang sering dikeluhkan para pembaca blog ini, justru di situlah letak masalahnya. Banyak blogger pemula (bahkan blogger senior sekalipun) yang mengeluh karena sering kehilangan ide atau inspirasi. Bahkan, ada yang mengaku, untuk mulai menulis suatu topik pun bukan main susahnya.
Lalu bagaimana cara mengatasi masalah ini? Bagaimana cara mengasah kemampuan menulis?
Brian Clark punya 10 tips cespleng:
- Write.
- Write more.
- Write even more.
- Write even more than that.
- Write when you don’t want to.
- Write when you do.
- Write when you have something to say.
- Write when you don’t.
- Write every day.
- Keep writing.
Poin-nya gamblang: untuk menjadi penulis atau blogger yang baik, Anda harus terus menulis!
Jika tips ala Brian cenderung “filosofis”, Steven Bradley mencoba menawarkan tips yang lebih spesifik:
- Jangan berhenti menulis. Begitu jari-jari Anda mulai menari di atas kertas, keyboard komputer atau keypad telepon genggam, teruslah menulis, jangan berhenti.
- Tulis apa saja. Anda bebas menulis apa saja yang Anda inginkan dan, tentu saja, yang Anda sukai.
- Coba lebih spesifik. Jangan tulis soal mobil, tapi Volkswagen — jangan tulis soal burung, tapi soal Cendrawasih, dan seterusnya.
- Jangan khawatir soal tata-bahasa dan ejaan. Soal sunting-menyunting, itu urusan belakangan. Yang penting, jangan sampai ide yang mengalir sampai terputus hanya karena soal teknis.
Nah, setelah draft Anda selesai, Anda tinggal merapikan tata-bahasa atau ejaan, menambahkan referensi atau statistik, foto atau gambar –kemudian siap diposting.
Jadi? Mulailah menulis dari sekarang!